Gubernur Pramono Kaget Pendaftar PPSU Membludak, Tiga Hari Dibuka Sudah Tembus 7 Ribu Pelamar, Padahal yang Dibutuhkan Cuma 1.100 Orang

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku kaget lantaran jumlah pendaftar petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sudah mencapai sekitar 7 ribu, sejak dibuka Selasa (22/4/2025) lalu.
"Saya secara pribadi saya kaget, saya dilaporkan yang mendaftar dalam waktu sebentar sudah 7 ribu lebih," ujar Pramono di Jakarta, Jumat (25/4/2025)
Padahal, kata Pramono, jumlah penerimaannya saja hanya mencapai 1.100 petugas. "Hanya 1.100 yang akan diterima," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Nice, 26 April 2025: Les Parisiens Masih belum Terkalahkan di Ligue 1!
Pramono merasa terkejut ternyata banyak warganya yang ingin mendaftar kerja. Apalagi dalam persyaratan PPSU ini diubah menjadi minimal lulusan SD dan transparan.
"Saya kaget sejak kemarin sampai hari ini ternyata keinginan orang untuk bekerja jadi tinggi banget apalagi ketika dirubah menjadi SD dan transparan," tutur Pram.
"Mungkin kalau masa pendaftaran seminggu atau dua minggu lagi pasti angkanya lebih besar daripada itu," imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, penerimaan PPSU yang katanya ada ordal (orang dalam), pihak Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan transparansi.
Untuk itu, politikus PDIP itu memutuskan dalam rapat yang memutuskan terkait rekrutmen PPSU ini di level wali kota dan bupati, tetapi harus dilaporkan kepada gubernur.
"Saya hanya ingin melihat mekanismenya berjalan dengan baik atau enggak karena saya pasti gak akan nitip orang dalam gak lah," katanya.
"Memang mekanismenya saya rubah lebih transparan, lebih terbuka, SD pun bisa sehingga demikian bisa memberikan ruang orang bekerja di Jakarta," pungkasnya.
Sebelumnya, Ratusan warga terlihat memadati loket penerimaan surat dan barang di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (22/4/2025) pagi hingga siang.
Mereka mengantre untuk melamar sebagai Pekerja Penunjang Layanan Publik (PJLP), termasuk posisi Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Tim Putih dari Dinas Sosial, Tim Biru dari Dinas Sumber Daya Air, hingga Tim Hijau dari Dinas Pertamanan.
Dalam dokumen yang mereka bawa, terdapat sejumlah dokumen yang disebut sebagai syarat pendaftaran seperti foto 3x4 dan 4x6 berlatar merah, surat lamaran tulisan tangan, fotokopi KTP, SKCK, dan ijazah minimal SD. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

