Politikus Golkar Sebut Perlu Regulasi E-Dagang untuk Lindungi Konsumen dan Pelaku Usaha Lokal

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengatakan perdagangan terus berevolusi, dari lapak tradisional hingga kini merambah dunia digital.
Perubahan ini menuntut pemerintah untuk segera merumuskan regulasi e-dagang yang komprehensif, khususnya demi menjaga kepentingan konsumen dan melindungi pelaku usaha dalam negeri.
Politikus Partai Golkar ini menyoroti bagaimana teknologi informasi telah mengubah wajah pasar secara drastis.
"Pasar kini bukan lagi bangunan fisik yang luas, melainkan berada di laman, lapak dunia maya. Pasar kini berada dalam genggaman tangan," kata Basri Baco,
Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta menyebut, pola belanja dan transaksi masyarakat telah bergeser signifikan.
Konsumen kini cukup menggunakan perangkat seluler untuk berbelanja, tanpa perlu repot menjinjing barang karena dapat langsung diantar ke rumah.
Baca Juga: Legislator Golkar Rekomendasikan Dinas Gulkarmat DKI Siapkan Penanganan Kebakaran Kendaraan Listrik
Pergeseran drastis ini, kata Basri, memaksa pemerintah untuk berpikir ekstra keras dalam menata niaga e-dagang.
Dia membandingkannya dengan tantangan saat terjadi pergeseran dari pasar tradisional ke pasar ritel modern. Oleh karena itu, regulasi lama tidak dapat serta-merta diterapkan pada pasar e-dagang.
Basri Baco menekankan perlunya regulasi baru yang mencakup berbagai aspek krusial, antara lain penentuan pelaku usaha, mekanisme pengawasan, sistem perpajakan, sistem pembayaran yang aman, dan yang terpenting, perlindungan konsumen.
"Hal lain yang muncul juga menyangkut perlindungan pelaku usaha dalam negeri," tambah Basri.
Dia menggarisbawahi pentingnya memastikan keberlangsungan bisnis lokal di tengah derasnya arus perdagangan digital global.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



