Tak Hanya RT-RW dan Dasawisma, Fraksi Golkar Minta Pemprov Tingkatkan Dana Operasional untuk Seluruh Lembaga Kemasyarakatan

AKURAT JAKARTA - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk tak hanya meningkatkan anggaran operasional bagi RT, RW, dan Dasawisma, namun juga mempertimbangkan untuk menaikkannya kepada seluruh lembaga kemasyarakatan.
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, mengatakan bahwa pihaknya mendukung kebijakan Pemprov Jakarta yang menaikkan anggaran operasional bagi RT, RW, dan Dasawisma.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025, Senin (21/7/2025).
"Fraksi Partai Golkar menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menaikkan anggaran operasional bagi RT, RW, dan Dasawisma, meskipun kenaikannya belum sepenuhnya 100 persen dan masih dilakukan secara bertahap," kata Andri.
Namun, lanjut Andri, pihaknya juga mendorong agar Pemprov juga turut memberlakukan kebijakan kenaikan anggaran operasional tersebut untuk seluruh lembaga kemasyarakatan.
Beberapa lembaga kemasyarakatan tersebut di antaranya Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
"Namun demikian, Fraksi Partai Golkar mendorong agar Pemerintah turut mempertimbangkan pemberlakuan kebijakan yang adil dan merata terhadap anggaran operasional bagi seluruh lembaga kemasyarakatan lainnya," tutur Andri
"Seperti Jumantik, LMK, FKDM, dan PKK, guna menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial di tingkat komunitas," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menepati janji kampanyenya dengan menaikkan operasional dasawisma (dawis) menjadi Rp 750 ribu per bulan.
Pramono mengatakan, mulai bulan Juli 2025 ini, dawis akan mendapatkan Rp 750 ribu per bulan. Di mana sebelumnya dana operasional dawis sebanyak Rp 500 ribu.
"Saya sudah menandatangani operasional dasawisma atau dawis ini jumlahnya sekitar 76 ribu lebih. Selama ini dapat Rp 500 ribu, sekarang naik jadi Rp 750 ribu. Jadi naik Rp 250 ribu per bulan," kata Pramono di kawasan Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

