Jakarta

Relokasi Pedagang Pasar Barito, Komisi D DPRD DKI Yakin Pemprov Bakal Carikan Tempat Terbaik

Yasmina Nuha | 2 Agustus 2025, 20:01 WIB
Relokasi Pedagang Pasar Barito, Komisi D DPRD DKI Yakin Pemprov Bakal Carikan Tempat Terbaik

AKURAT JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menanggapi terkait relokasi pedagang di Lokasi Sementara (Loksem) Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ia memastikan, proses relokasi pedagang di kawasan Barito, khususnya pedagang burung, telah mengarah pada sejumlah solusi konkret.

"Kami yakin Pemprov DKI akan mencarikan tempat terbaik bagi para pedagang," kata Yuke dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).

Baca Juga: Asyik! Pemprov Jakarta Terapkan Tarif Khusus Rp 80 ke Seluruh Transportasi Umum pada HUT RI ke-80

Ia menerangkan, para pedagang yang akan direlokasi terdiri dari beberapa kelompok, yakni pedagang buah, kuliner, serta burung dan pakan hewan.

Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi, baik untuk relokasi sementara maupun permanen, agar aktivitas jual beli tidak terganggu.

"Khusus untuk pedagang burung dan pakan hewan, sementara akan dipindahkan ke kawasan Lenteng Agung karena lokasi permanennya masih dalam tahap perencanaan dan akan dibangun kemudian," tutur Yuke.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Siapkan Relokasi Pedagang di Loksem Barito, Wali Kota Jaksel: Kami Sediakan Kendaraan Angkut

Ia menilai, adapun pedagang buah dan kuliner akan diarahkan ke lokasi yang dinilai lebih cocok dan memungkinkan dijadikan tempat usaha permanen.

Sosialisasi terkait relokasi sebenarnya telah dilakukan sejak lama. Namun, proses ini masih membutuhkan komunikasi yang lebih intensif agar para pedagang mendapatkan penjelasan menyeluruh dan merasa yakin terhadap rencana pemindahan.

"Butuh penjelasan yang tuntas agar para pedagang merasa tenang. Koordinasi terus dilakukan antara Pemprov, DPRD, dan para pedagang agar semua pihak tahu kapan harus pindah, kapan pembangunan dimulai, dan kapan selesai," katanya.

Politikus PDIP itu juga menyebut, lahan relokasi nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi para pedagang, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi kantor operasional Damkar dan Satpol PP Kecamatan Jagakarsa.

Oleh karena itu, pembangunan fisik akan dilakukan setelah seluruh proses koordinasi lintas instansi selesai dan perencanaannya matang.

"Nanti akan dipetakan, siapa saja yang akan pindah ke pasar mana secara sementara, sambil menunggu lokasi permanen selesai dibangun," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y