Kawal Program Sekolah Gratis, Legislator Golkar Farah Savira: Jadi Alternatif Siswa yang Tak Diterima Negeri

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengatakan bahwa pihaknya masih terus mengawasi terkait pelaksanaan program Sekolah Swasta Gratis oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
Sebab, menurutnya, sekolah swasta gratis ini memang diperuntukkan untuk alternatif bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.
"Karena memang niatnya sekolah swasta gratis ini penerimaan murid baru kemarin menjadi sekolah alternatif bagi mereka yang tidak bisa mendapatkan sekolah negeri," ujar Farah kepada Akurat Jakarta, Senin (18/8/2025).
Baca Juga: HUT Ke-80 RI, Fraksi Golkar: Jakarta Harus Jadi Teladan Perkuat Persatuan
Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih meminta data lengkap terkait siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan diterima di sekolah swasta tersebut.
"Nah memang dalam pelaksanannya kami perlu pemantau berapa banyak siswa yang tidak mendapatkan sekolah negeri ini yang akhirnya terdaftar atau bisa bersekolah di sekolah swasta tersebut. Jadi ini masih kami tinjau, belum mendapatkan laporan lebih detailnya berapa," katanya.
Selain itu, Anggota Komisi E itu mengatakan bahwa pihaknya di Komisi E sedang meminta data ke Dinas Pendidikan terkait sekolah mana saja yang sudah menjalankan program sekolah swasta gratis ini.
Lebih lanjut, pihaknya juga merekomendasikan agar siswa yang sudah pihaknya sudah komunikasikan dapat bisa sekolah di sekolah swasta gratis.
"Tapi sejauh ini memang kami terus merekomendasikan kepada konstituen ataupun warga yang memang reach out atau berkomunikasi dengan kami untuk bisa ke sekolah-sekolah tersebut di masing-masing kelurahan," tukasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) melaksanakan uji coba program Sekolah Swasta Gratis di 40 sekolah swasta pada Senin (14/7/2025).
"Pelaksanaan piloting sekolah swasta gratis sudah dilaksanakan di 40 sekolah yang telah ditetapkan sebelumnya bersamaan sekolah reguler lainnya," kata Sekretaris Disdik DKI Jakarta, Taga Radja Gah saat dikonfirmasi wartawan, Senin (14/7/2025).
Ia menjelaskan, uji coba tersebut dilakukan pada tahun ajaran baru 2025/2026 di 40 sekolah swasta dengan kuota murid sebanyak 4.932 dengan 142 rombongan belajar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



