DLH DKI Semprot Water Mist di Jalan TB Simatupang, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melanjutkan rangkaian aktivasi water mist untuk menekan polusi udara di titik-titik lalu lintas padat.
Pada hari kedua, Jumat (19/9) kemarin, penyemprotan difokuskan di Jalan TB Simatupang hingga Fatmawati.
Jalan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur sibuk perkantoran dan kawasan bisnis di Jakarta yang kerap terjadi kemacetan.
Baca Juga: Dampak Harga Kenaikan Sewa Kios di District Blok M, 23 Gerai UMKM Terpaksa Pindah ke Blok M Hub
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa pemilihan rute ini didasarkan pada tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.
"Khususnya kendaraan berat dan mobil pribadi yang menjadi salah satu penyumbang terbesar polusi udara di Jakarta," ujar Asep dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/9/2025).
Asep menuturkan, aktivasi water mist di jalur padat ini bertujuan untuk menurunkan konsentrasi polutan PM2.5 di udara. Langkah ini sekaligus untuk menciptakan ruang publik yang lebih sehat.
Selain penyemprotan air sebanyak 4.000 liter untuk mereduksi polutan, pihaknya juga menghadirkan videotron mobile sepanjang jalan TB Simatupang-Fatmawati.
"Videotron itu menayangkan pesan-pesan edukasi terkait uji emisi, transportasi ramah lingkungan, dan gaya hidup hijau," katanya.
Upaya tersebut, lanjut Asep, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga serta pelaku usaha yang melintasi kawasan TB Simatupang-Fatmawati tentang pentingnya menjaga kualitas udara Jakarta.
"Polusi udara adalah tantangan besar Jakarta. Harapannya aktivasi ini dapat menggerakkan masyarakat untuk berkontribusi melalui tindakan sederhana," imbuhnya.
Adapun tindakan yang dimaksud, mulai dari merawat kendaraan, melakukan uji emisi, hingga beralih ke transportasi publik yang ramah lingkungan.
Selanjutnya, penyemprotan water mist akan dilaksanakan pada Senin (22/9) di wilayah Jakarta Pusat.
Lokasi yang menjadi sasaran meliputi Jalan Medan Merdeka, MH Thamrin, Bunderan HI, hingga Taman Menteng.
Kemudian pada Selasa (23/9), penyemprotan dilakukan di sekitar Masjid Istiqlal hingga Lapangan Banteng.
Aksi ini juga merupakan bagian dari rangkaian pra-event Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2025, yang akan digelar pada 25–26 September mendatang di Cibis Park, Jakarta Selatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




