Cerita Unik Gubernur Pramono Pernah Jadi Komunikator Jokowi, SBY, Megawati hingga Prabowo

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menceritakan bahwa dirinya sempat menjadi komunikator bagi deretan mantan Presiden RI.
Ia menjadi komunikator bagi Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo (Jokowi), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Presiden RI saat ini, Prabowo Subianto.
"Saya menjadi komunikator baik itu Bu mega dengan Pak SBY, Bu Mega dengan Pak Jokowi, Bu Mega dengan Pak Prabowo dan juga yang lain," kata Pramono saat menyampaikan paparan Kuliah Umum di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Jumat (27/9/2025).
Baca Juga: Gubernur Pramono Minta Lahan Tanah Dibangun dengan Konsep Mixed Use, Begini Penjelasannya
Ia mengatakan, dirinya tak hanya menjadi komunikator untuk internal partai politiknya, PDIP saja, namun juga untuk partai lain.
"Bukan hanya di partai saya sendiri bahkan kadang-kadang di luar partai saya pun, ketika mereka berkonflik mereka minta saya jadi mediator padahal bukan partai saya," tukasnya.
Dengan itu, kata Pramono, banyak orang yang menjulukinya sebagai kerongkongan emas. "Maka kemudian beberapa orang menjuluki saya kerongkongan emas," katanya.
Mantan Sekretaris Kabinet RI itu juga tidak terlalu paham mengapa dirinya bisa mendapat julukan tersebut.
Namun, ia beranggapan julukan tersebut didapatnya karena dapat menyelesaikan berbagai persoalan dengan hati.
"Saya sendiri gak tahu mungkin dalam menyelesaikan persoalan saya memakai hati," ucapnya.
Ia juga mengaku tidak pernah mengatakan hal negatif kepada siapapun, bahkan kepada orang yang dahulunya ia bantu namun sekarang menjadi musuh.
"Bahkan dengan orang yang dulu saya bantu sepenuhnya, lalu sekarang tidak hanya tidak membantu tapi berseberangan, saya tidak pernah mengucapkan satu kata pun yang negatif," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



