Jakarta

BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Landa Jakarta 2 Hari ke Depan, Gubernur Pramono: Kita Siapkan 1.200 Pompa Portable dan Statis Antisipasi Banjir

Yasmina Nuha | 30 September 2025, 17:59 WIB
BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Landa Jakarta 2 Hari ke Depan, Gubernur Pramono: Kita Siapkan 1.200 Pompa Portable dan Statis Antisipasi Banjir

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, telah menyiapkan 1.200 pompa untuk mengatasi banjir saat cuaca hujan ekstrem beberapa hari ke depan.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, di Geofisika (BMKG), Jakarta akan mengalami cuaca hujan ekstrem selama sekitar 2 hari ke depan.

Untuk itu, pihaknya pun sudah mempersiapkan berbagai tindakan untuk mencegah banjir, salah satunya persiapan 1.200 pompa, yang terdiri dari 600 portable dan 600 statis.

Baca Juga: Dukung Generasi Muda Berprestasi, Bank Jakarta Beri Tabungan untuk Pemenang dan Finalis Abang-None Jakarta 2025

"Jadi, kami sudah mendapatkan warning dari BMKG mengenai kemungkinan dalam 1, 2 hari ke depan ini akan ada curah hujan ekstrem dan kami sudah mempersiapkan, termasuk pompa yang dimiliki oleh Jakarta," kata Pramono kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).

"Pompa yang portable-nya hampir 600, yang statisnya juga kurang lebih hampir 600, sekarang sudah kita stand by-kan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap bahwa curah hujan di Jakarta tidak semakin tinggi serta curah hujan di wilayah sekitar Jakarta seperti Bogor juga tidak tinggi.

Jika curah hujan tidak tinggi, maka pihaknya pun bisa dengan mudah mengatasi banjir di Jakarta.

"Tetapi, mudah-mudahan, kalau kemudian curah hujan ini hanya di Jakarta, tidak kemudian dari atas (Bogor), saya yakin akan segera tertangani. Tapi, mudah-mudahan, curah hujannya tidak di atas 250. Kalau 200 saja pasti," harapnya.

Baca Juga: Buka Bimtek Pengelolaan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Sebut Penggerak Ekonomi Kerakyatan Dimulai dari Desa

Selain itu, politikus PDIP itu juga telah meminta kepada seluruh wali kota untuk mengerahkan pasukan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau pasukan pelangi untuk membersihkan saluran air.

"Dan, yang paling penting adalah kami juga sudah meminta kepada para wali kota melalui pasukan pelanginya untuk, selokan-selokannya dibersihkan," tandasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.