Jakarta

Atlet Israel Bakal Ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta, Gubernur Pramono: Kita Tolak! Pasti Akan Menyulut Kemarahan Publik

Yasmina Nuha | 8 Oktober 2025, 17:41 WIB
Atlet Israel Bakal Ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta, Gubernur Pramono: Kita Tolak! Pasti Akan Menyulut Kemarahan Publik

AKURAT JAKARTA - Rencana kedatangan atlet pesenam Israel ke Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Jakarta menuai polemik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan tegas akan menolak kedatangan atlet dari negara zionis yang genosida rakyat Palestina itu.

Diketahui, Federasi Senam Israel atau Israel Gymnastics Federation (IGF) memastikan partisipasi mereka dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang akan berlangsung di Jakarta pada 19–25 Oktober 2025.

Baca Juga: Bakal Disuntik Dana dari Kemenkeu Sampai Rp 20 Triliun, Dirut Bank Jakarta: Bentuk Kepercayaan kepada Kami!

Kepastian itu disampaikan pada Minggu (5/10) usai pihak otoritas Indonesia memberikan pemberitahuan resmi terkait izin keikutsertaan atlet-atlet Israel dalam ajang tersebut.

Dikutip dari Jewish News Syndicate (JNS), langkah Israel mendaftar ke kejuaraan ini menarik perhatian dunia internasional.

Pasalnya, Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik, apalagi Indonesia dikenal sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa dirinya secara tegas menolak kehadiran atlet tersebut.

"Tentang atlet Israel kalau ke Jakarta Tentunya sebagai Gubernur Jakarta dalam kondisi seperti ini pasti saya tidak mengizinkan," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Bupati Tangerang Dampingi Wapres Gibran Tanam Jagung Serentak di Desa Bantar Panjang, Hibahkan Lahan 1,3 Hektar untuk Gudang Ketahanan Pangan

Ia juga mengatakan, dengan kehadiran atlet Israel ke Jakarta malah akan menyulut emosi publik. Mengingat, konflik antara Israel-Palestina masih berlangsung.

"Dan pasti akan menyulut membangkitkan kemarahan publik dalam kondisi yang seperti ini. Karena apapun yang terjadi di Gaza masih memorinya itu melekat di kita semua," tukasnya.

Selain itu, ia juga menyinggung terkait pidato Presiden Prabowo Subianto di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penolakan terhadap penjajahan Israel ke Palestina.

"Apalagi pidato Bapak Presiden Prabowo Subianto di PBB sudah clear jelas. Jadi tidak perlu diterjemahkan lagi," jelasnya.

Ia juga meminta kepada seluruh pihak manapun yang ingin mengundang Israel ke dalam suatu acara atau kegiatan harus berpikir berulang kali.

"Dan yang paling prinsip saya juga berharap pemerintah dalam hal ini, ataupun organisasi yang ingin mengundang harus berpikir seribu kali," pintanya.

Baca Juga: 5 Rahasia Dapur Bikin Nasi Pera Sempurna, Cukup Ikuti 5 Trik Sederhana Ini

Terakhir, Politikus PDIP itu pun meminta agar akses visa para atlet Israel tersebut tidak perlu diterbitkan agar mereka tidak bisa datang ke Jakarta.

"Dan kalau saya, yang paling penting visanya gak usah dikeluarin aja, supaya nggak ke Jakarta. Karena gak ada manfaatnya dalam kondisi seperti ini ada atlet, apalagi atlet gimnastik ya itu bertanding di Jakarta," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.