Kebijakan Mutasi Pegawai Pemprov DKI Dikritik, Legislator Golkar Alia Laksono: ASN Harus Siap Ditugaskan di Manapun

AKURAT JAKARTA – Kebijakan mutasi ribuan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dilakukan Gubernur Jakarta, Pramono Anung belakangan ini menuai sorotan publik.
Salah satunya dari komika Soleh Solihun yang mengkritik prosesnya yang dinilai mendadak.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, turut memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur.
Baca Juga: Politisi Golkar Basri Baco Apresiasi Respon Cepat KAI Tangani Ancaman Longsor di Menteng
Ia mengatakan kepercayaannya bahwa proses mutasi telah dijalankan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Hal ini disampaikannya sebagai respons atas polemik yang muncul di media sosial.
"Kalau Pak Gubernur sudah menyampaikan bahwa mutasi itu dilakukan sesuai prosedur, saya percaya beliau memang menjalankannya sesuai aturan," tegas Alia di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Menurutnya, isu waktu pemberitahuan yang minim, seperti yang disinggung oleh Soleh Solihun, adalah bagian dari risiko profesi yang harus diterima oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: Alia Laksono Tegaskan Kader Golkar Bersama Masyarakat Tidak Hanya dalam Musim Kampanye
Ia menilai, seorang abdi negara atau civil servant dituntut untuk selalu siap menghadapi penugasan di mana pun dan kapan pun.
"Namanya juga civil servant atau pegawai negeri, memang harus siap ditugaskan di manapun dan kapanpun," tutur Alia.
Wakil Ketua Komisi A itu mengakui bahwa terkadang penugasan baru datang dengan persiapan yang mendesak. Namun, sebagai seorang pelayan publik, kesiapan adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar.
"Risikonya, kadang penugasan baru datang dengan waktu persiapan yang minim. Tapi sebagai pelayan publik, ready or not, ya harus siap," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara terkait kritik dari komika Soleh Solihun yang menilai sistem mutasi pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terlalu mendadak.
Menurut Rano, proses mutasi pegawai Pemprov DKI justru melalui tahapan panjang dan tidak dilakukan secara tiba-tiba.
"Nggak mungkin mendadak. Prosesnya panjang," jelas Rano dikutip dari Antara, Selasa (26/11/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





