Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park

AKURAT JAKARTA - Crystal Palace akan menjamu Hoffenheim pada matchday keempat fase liga UEFA Europa League (UEL) 2026/2027. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, pukul 00.45 WIB di Stadion Selhurst Park, London, Inggris.
Kedua kesebelasan membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki perjalanan mereka di kompetisi Eropa.
Crystal Palace belum konsisten setelah mengawali kampanye dengan kemenangan telak, sedangkan Hoffenheim masih berusaha menemukan kestabilan setelah melewati periode sulit pada awal musim.
Situasi tersebut membuat pertemuan ini semakin penting bagi kedua pelatih. Pierre Sage membutuhkan hasil positif untuk meredakan tekanan yang semakin besar di Crystal Palace.
Sementara itu, Christian Ilzer berharap anak asuhnya mampu mempertahankan momentum positif yang sempat mereka tunjukkan ketika mengalahkan Olympique Lyonnais.
Dengan sama-sama mengoleksi hasil yang belum memuaskan dalam tiga pertandingan sebelumnya, kemenangan di Selhurst Park berpotensi menjadi titik balik bagi salah satu tim.
Baca Juga: Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
Preview
Crystal Palace memasuki pertandingan ini dengan kondisi yang kurang ideal. Performa mereka di Premier League mengalami penurunan drastis setelah sembilan pertandingan.
The Eagles hanya mengumpulkan dua kemenangan dan satu hasil imbang, sementara enam kekalahan membuat mereka terpuruk di zona degradasi.
Masalah terbesar Palace terlihat pada lini pertahanan. Mereka sudah kebobolan 21 gol di kompetisi domestik, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di liga sejauh ini. Kekalahan 2-0 dari Tottenham Hotspur pada akhir pekan lalu semakin memperburuk situasi.
Dalam pertandingan tersebut, Jean-Philippe Mateta menerima kartu merah pada menit ke-13. Kehilangan penyerang utama sejak awal membuat Palace kesulitan mengembangkan permainan dan akhirnya harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun di Liga Premier.
Tekanan terhadap Pierre Sage pun semakin meningkat. Pelatih asal Prancis tersebut ditunjuk pada Juni untuk menggantikan Oliver Glasner, tetapi sejauh ini belum mampu memberikan konsistensi yang diharapkan.
Di UEL, perjalanan Palace juga belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka memang memulai kompetisi dengan kemenangan besar 4-0 atas Lech Poznan, tetapi kemudian kalah 3-2 dari Olympique Lyonnais sebelum bermain imbang 2-2 melawan Besiktas.
Hasil imbang kontra Besiktas cukup mengecewakan karena Palace sebenarnya sempat membalikkan keadaan melalui gol cepat Yeremy Pino dan Jean-Philippe Mateta.
Namun, mereka kembali kehilangan keunggulan setelah kebobolan pada menit ke-73, meskipun lawan bermain dengan 10 orang.
Meski demikian, Selhurst Park bisa menjadi modal penting bagi tuan rumah. Palace tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan Eropa terakhir di stadion tersebut, dengan catatan lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Mereka juga memenangkan tiga dari lima pertandingan kandang terakhir di seluruh kompetisi.
Di sisi lain, Hoffenheim datang dengan kondisi yang tidak jauh berbeda. Pasukan Christian Ilzer baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan fase liga UEL musim ini.
Die Kraichgauer mengawali kompetisi dengan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari OFI Crete dengan skor 2-0 dan Besiktas dengan skor 3-2.
Namun, mereka berhasil bangkit ketika menghadapi Olympique Lyonnais dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Hoffenheim pada awal musim.
Andrej Kramaric tampil luar biasa dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist dalam pertandingan tersebut.
Sayangnya, momentum positif itu tidak bertahan lama. Hoffenheim kemudian tersingkir dari DFB-Pokal setelah kalah melalui adu penalti melawan Holstein Kiel.
Mereka juga menelan kekalahan 2-0 dari Werder Bremen di Bundesliga pada akhir pekan lalu.
Hasil tersebut membuat Hoffenheim berada di peringkat ke-12 klasemen Bundesliga setelah mengalami lima kekalahan dalam delapan pertandingan.
Meskipun demikian, Christian Ilzer mengaku tidak terlalu khawatir dengan situasi timnya dan masih melihat sejumlah perkembangan positif.
Dari segi statistik Eropa, Hoffenheim memiliki pekerjaan berat ketika menghadapi klub Inggris. Mereka kalah dalam lima pertemuan sebelumnya melawan tim-tim dari Inggris, termasuk ketika berhadapan dengan Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Manchester City.
Selain itu, Die Kraichgauer hanya memenangkan satu dari enam pertandingan tandang terakhir di kompetisi Eropa, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 4Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 5Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 8Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







