Dorong Mitigasi Dampak Banjir Rob di Pesisir Utara, Wakil Ketua DPRD DKI Minta Seluruh OPD Stand By

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendorong seluruh dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk bersiaga penuh menghadapi banjir rob, terutama di kawasan Jakarta Utara.
Wibi menekankan pentingnya kesiapan optimal dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memitigasi dampak banjir rob.
"Keadaan alert (siaga) juga, dalam kondisi rob ini, karena kita lihat tadi permasalahan di Lampung juga. Ada masalah juga tentang masalah banjir," ujar Wibi kepada wartawan, Sabtu (6/12/2025).
Ia berharap OPD yang memiliki peran vital dalam penanganan air dan bencana, seperti Balai Kota, Kecamatan, dan Dinas Sumber Daya Air (SDA), harus dalam kondisi stand by dan siap bergerak.
"Untuk Jakarta, saya berharap dinas-dinas terkait dari Balai Kota, Kecamatan, SDA harus stand by," tegasnya.
Terkait arahan kesiagaan hingga tingkat Kelurahan dan Kecamatan, politikus Nasdem itu mengatakan bahwa Gubernur Jakarta, Pramono Anung telah menyampaikan langsung instruksi siaga.
"Sudah ya, sudah langsung di Gubernur sudah memerintahkan untuk seluruh OPD untuk dalam keadaan siaga," jelas Wibi.
Senada dengan hal aitu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau mendorong pemerintah provinsi bekerja maksimal menghadapi potensi puncak banjir rob yang melanda wilayah pesisir.
Seluruh jajaran terkait harus bergerak cepat untuk meminimalisasi dampak. Memastikan luapan air segera surut.
"Tinggal bagaimana Pemprov DKI dengan dinas-dinas terkait bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengendalikan keadaan," ujar Bun.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan banjir rob di 16 RT dan 1 ruas jalan di sejumlah wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara pada Sabtu (6/12/2025).
Hal ini berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) tanggal 01 - 10 Desember 2025.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan, adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon) yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





