Jakarta

Gubernur Pramono Siapkan 2 Opsi Rute LRT, Legislator Golkar Andri Santosa Desak Prioritas Rute ke Dukuh Atas

Yasmina Nuha | 22 Desember 2025, 22:38 WIB
Gubernur Pramono Siapkan 2 Opsi Rute LRT, Legislator Golkar Andri Santosa Desak Prioritas Rute ke Dukuh Atas

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, mendukung Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk segera mengambil keputusan strategis terkait pengembangan rute lanjutan Light Rail Transit (LRT) Jakarta.

Keputusan ini dinilai krusial dalam upaya meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Ibu Kota.

Menanggapi dua opsi utama rute yang tengah dikaji, yaitu perpanjangan ke Dukuh Atas atau ke Jakarta International Stadium (JIS), Andri Santosa menekankan bahwa pemilihan rute harus didasarkan pada kajian yang matang dan berorientasi pada kepentingan publik yang lebih luas.

Baca Juga: Pasca Kebakaran Gedung Terra Drone, Ketua Fraksi Golkar Judistira Hermawan Desak PTSP Perketat Izin Bangunan

Ia menilai, rute Dukuh Atas merupakan opsi yang menawarkan keunggulan dalam hal konektivitas antarmoda yang optimal.

Dukuh Atas merupakan hub transportasi yang sangat penting, di mana LRT akan terintegrasi langsung dengan MRT Jakarta, KRL Commuter Line, dan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta.

"Perpanjangan ke Dukuh Atas akan memaksimalkan manfaat LRT sebagai bagian integral dari sistem transportasi massal Jakarta. Ini adalah jantungnya konektivitas, memfasilitasi pergerakan warga dari berbagai penjuru kota," ujar Andri kepada wartawan, Senin (22/12/2025).

Baca Juga: Kritik Penanganan Kebakaran Terra Drone, Legislator Golkar Dadiyono Soroti Kinerja Damkar DKI

Kemudian, lanjutnya, rute JIS merupakan rute yang akan melayani kawasan yang hingga kini masih minim akses transportasi publik berbasis rel, sekaligus mendukung akses ke salah satu fasilitas publik dan landmark olahraga terbesar di Jakarta Utara.

"Melayani JIS tentu penting untuk perhelatan besar dan pengembangan kawasan utara. Namun, kita perlu melihat prioritas volume penumpang harian dan integrasi antarjaringan secara keseluruhan," imbuhnya.

Menurut Andri, prioritas utama saat ini bagi pengembangan rute LRT Jakarta haruslah yang memberikan dampak paling signifikan terhadap integrasi jaringan transportasi publik massal dan melayani titik-titik kepadatan komuter tertinggi.

Anggota Komisi B itu berpandangan bahwa kelanjutan rute LRT saat ini sebaiknya diprioritaskan ke Dukuh Atas.

Hal ini bukan hanya sekadar menambah panjang rute, melainkan memastikan bahwa LRT dapat berfungsi secara efisien sebagai jaringan penghubung utama (feeder) menuju sistem transportasi berkapasitas tinggi lainnya (MRT dan KRL).

"Keputusan yang diambil harus mampu menciptakan 'efek pengganda' (multiplier effect), di mana setiap kilometer perpanjangan rute memberikan nilai tambah maksimal bagi ridership dan kemudahan bertransportasi warga," tegasnya.

Ia juga menilai, konektivitas ke Dukuh Atas adalah kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan 'potongan' yang hilang dalam jaringan transportasi Jakarta.

Ini akan langsung mengurangi jumlah pengguna kendaraan pribadi yang beralih ke transportasi publik karena adanya kemudahan dan efisiensi transit.

Andri berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyajikan data analisis demand (permintaan penumpang), kelayakan finansial, dan dampak sosial-ekonomi yang transparan kepada DPRD sebelum keputusan final diambil.

Jika Dukuh Atas dipilih sebagai prioritas utama, Pemprov harus tetap menyusun rencana jangka menengah yang jelas untuk pengembangan rute ke JIS guna memastikan pemerataan akses transportasi di seluruh wilayah Jakarta.

"Kami di DPRD siap mendukung setiap langkah yang bertujuan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, dengan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y