Gubernur Pramono Siapkan 2 Opsi Rute LRT, Legislator Golkar Andri Santosa Desak Prioritas Rute ke Dukuh Atas

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, mendukung Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk segera mengambil keputusan strategis terkait pengembangan rute lanjutan Light Rail Transit (LRT) Jakarta.
Keputusan ini dinilai krusial dalam upaya meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Ibu Kota.
Menanggapi dua opsi utama rute yang tengah dikaji, yaitu perpanjangan ke Dukuh Atas atau ke Jakarta International Stadium (JIS), Andri Santosa menekankan bahwa pemilihan rute harus didasarkan pada kajian yang matang dan berorientasi pada kepentingan publik yang lebih luas.
Ia menilai, rute Dukuh Atas merupakan opsi yang menawarkan keunggulan dalam hal konektivitas antarmoda yang optimal.
Dukuh Atas merupakan hub transportasi yang sangat penting, di mana LRT akan terintegrasi langsung dengan MRT Jakarta, KRL Commuter Line, dan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta.
"Perpanjangan ke Dukuh Atas akan memaksimalkan manfaat LRT sebagai bagian integral dari sistem transportasi massal Jakarta. Ini adalah jantungnya konektivitas, memfasilitasi pergerakan warga dari berbagai penjuru kota," ujar Andri kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Kritik Penanganan Kebakaran Terra Drone, Legislator Golkar Dadiyono Soroti Kinerja Damkar DKI
Kemudian, lanjutnya, rute JIS merupakan rute yang akan melayani kawasan yang hingga kini masih minim akses transportasi publik berbasis rel, sekaligus mendukung akses ke salah satu fasilitas publik dan landmark olahraga terbesar di Jakarta Utara.
"Melayani JIS tentu penting untuk perhelatan besar dan pengembangan kawasan utara. Namun, kita perlu melihat prioritas volume penumpang harian dan integrasi antarjaringan secara keseluruhan," imbuhnya.
Menurut Andri, prioritas utama saat ini bagi pengembangan rute LRT Jakarta haruslah yang memberikan dampak paling signifikan terhadap integrasi jaringan transportasi publik massal dan melayani titik-titik kepadatan komuter tertinggi.
Anggota Komisi B itu berpandangan bahwa kelanjutan rute LRT saat ini sebaiknya diprioritaskan ke Dukuh Atas.
Hal ini bukan hanya sekadar menambah panjang rute, melainkan memastikan bahwa LRT dapat berfungsi secara efisien sebagai jaringan penghubung utama (feeder) menuju sistem transportasi berkapasitas tinggi lainnya (MRT dan KRL).
"Keputusan yang diambil harus mampu menciptakan 'efek pengganda' (multiplier effect), di mana setiap kilometer perpanjangan rute memberikan nilai tambah maksimal bagi ridership dan kemudahan bertransportasi warga," tegasnya.
Ia juga menilai, konektivitas ke Dukuh Atas adalah kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan 'potongan' yang hilang dalam jaringan transportasi Jakarta.
Ini akan langsung mengurangi jumlah pengguna kendaraan pribadi yang beralih ke transportasi publik karena adanya kemudahan dan efisiensi transit.
Andri berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyajikan data analisis demand (permintaan penumpang), kelayakan finansial, dan dampak sosial-ekonomi yang transparan kepada DPRD sebelum keputusan final diambil.
Jika Dukuh Atas dipilih sebagai prioritas utama, Pemprov harus tetap menyusun rencana jangka menengah yang jelas untuk pengembangan rute ke JIS guna memastikan pemerataan akses transportasi di seluruh wilayah Jakarta.
"Kami di DPRD siap mendukung setiap langkah yang bertujuan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, dengan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 4Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 6Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



