Jakarta

Gubernur Pramono Perintahkan Perumda Pasar Jaya Segera Atasi Masalah Sampah Menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati

Yasmina Nuha | 9 Januari 2026, 18:46 WIB
Gubernur Pramono Perintahkan Perumda Pasar Jaya Segera Atasi Masalah Sampah Menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan Perumda Pasar Jaya untuk segera menyelesaikan persoalan sampah yang menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ia menegaskan tidak ada alasan bagi pengelola pasar untuk membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

Pramono mengaku telah secara langsung meminta Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan, agar penanganan sampah di Pasar Induk Kramat Jati segera dituntaskan.

Baca Juga: Volume Sampah Pasar Induk Kramat Jati Melonjak hingga 220 Ton Per Hari, Sudin LH Jaktim Kerahkan 25 Armada

Menurutnya, seluruh sumber daya pendukung sudah tersedia untuk mengatasi masalah tersebut.

"Saya sudah meminta kepada Pasar Jaya, Bapak Dirut, untuk segera menyelesaikan itu. Segera untuk diselesaikan," ujar Pramono.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah menambah armada pengangkut sampah secara signifikan.

Sepanjang 2025, hampir 100 truk tambahan telah disiapkan untuk memperkuat pengangkutan sampah dari pasar-pasar tradisional, termasuk Pasar Induk Kramat Jati.

"Armada pengangkutnya kan truk. Kemarin kita sudah mengadakan truk tambahan hampir 100 truk lebih di tahun 2025 kemarin," jelasnya.

Baca Juga: KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

Sampah-sampah tersebut, kata Pramono, akan dibawa ke sejumlah lokasi pengolahan dan pembuangan, seperti Bantar Gebang, Rorotan, serta fasilitas di Kramat Jati sendiri.

"Ya untuk Bantar Gebang, untuk Rorotan, dan termasuk untuk yang ada di Kramat Jati. Enggak ada alasan untuk tidak ditangani," tegasnya.

Terkait tenggat waktu penyelesaian persoalan sampah yang menumpuk, politikus PDIP itu hanya menegaskan kembali bahwa dirinya sudah memerintahkan Pasar Jaya untuk bertindak cepat tanpa menunda.

"Saya sudah menyampaikan kepada Dirut Pasar Jaya dan saya minta untuk segera diselesaikan," tegasnya.

Diketahui, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur mengerahkan 25 armada untuk mengatasi lonjakan timbulan sampah hingga 220 ton per hari saat musim buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga: Diduga Hina NU dan Muhammadiyah, Komika Pandji Pragiwaksono Resmi Dipolisikan

Armada tersebut dikerahkan untuk melakukan penanganan sampah secara intensif agar akumulasi sampah tidak mengganggu aktivitas pasar dan lingkungan sekitar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.