Jakarta

Gubernur Pramono Targetkan Ground Breaking Giant Sea Wall pada September 2026, Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa Sepanjang 19 KM

Yasmina Nuha | 20 Januari 2026, 16:42 WIB
Gubernur Pramono Targetkan Ground Breaking Giant Sea Wall pada September 2026, Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa Sepanjang 19 KM

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di pesisir utara Jakarta ditargetkan mulai dikerjakan pada September 2026.

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjalankan pembangunan tanggul laut raksasa tersebut, baik dengan skema awal sepanjang 12 kilometer maupun penambahan menjadi 19 kilometer sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Mau 12 kilometer atau 19 kilometer, Jakarta akan mengerjakan. Rencananya secara konkret akan dimulai bulan September tahun ini," kata Pramono di kawasan Petojo Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Jangan Berlebihan! Ini Batas Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak Demi Tubuh Lebih Sehat

Menurutnya, Pemprov DKI saat ini masih menunggu arahan penuh dari pemerintah pusat terkait teknis dan tahapan pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut.

Namun, Jakarta telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk mengantisipasi dampak banjir pesisir.

Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Pramono menyebut Pemprov DKI tengah menyelesaikan pembangunan NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) berupa penguatan tanggul-tanggul di wilayah pesisir utara Jakarta.

"Sekarang yang kami bangun adalah NCICD, tanggul-tanggul di pantai utara. Di fase Ancol alhamdulillah sudah kami selesaikan," ujarnya.

Tak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, Pramono juga meminta agar pembangunan tanggul pesisir mengedepankan aspek estetika dan ruang publik.

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Pembukaan 2 Rute Baru Transjabodetabek ke Bandara Soetta dan Jababeka, Berikut 16 Rute yang Sudah Tersedia

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu menekankan tanggul tersebut tidak boleh hanya berupa beton semata.

"Saya minta jangan hanya berdiri tembok atau beton, tapi juga ada tamannya. Sekarang sedang kita lakukan beautifikasi," ucapnya.

Sebelumnya, Pramono menyampaikan bahwa pembangunan tanggul NCICD di kawasan Ancol Barat pada fase A memiliki panjang sekitar 2,1 kilometer dengan progres pembangunan telah mencapai sekitar 92-95 persen.

Hal ini disampaikannya saat meninjau pembangunan tanggul pengaman pantai atau NCICD di kawasan Ancol Barat, Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (19/12/2025).

Baca Juga: Berapa Liter Konsumsi Air Putih yang Dibutuhkan Tubuh Dalam Satu Hari? Ini Dampaknya Jika Kurang

"Pembangunan ini dimulai pada era kepemimpinan saya. Dengan demikian, dari total panjang tanggul 28,2 kilometer yang menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta, saat ini telah terbangun 11,82 kilometer, dan masih tersisa sekitar 16,4 kilometer," ujar Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.