Memudahkan Ibadah dan Mudik, Pemerintah Siapkan Aturan WFA Jelang Lebaran 2026

AKURAT JAKARTA — Pemerintah tengah mematangkan regulasi terkait penerapan pola kerja jarak jauh atau Work From Anywhere (WFA) selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para pekerja sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang hendak menunaikan ibadah mudik ke kampung halaman.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan WFA ini akan menyasar para pegawai kantoran, baik di sektor swasta maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: Fraksi Golkar Dorong Pemekaran Kelurahan guna Pangkas Birokrasi dan Dekatkan Layanan ke Rakyat
Langkah ini diharapkan dapat mengurai potensi penumpukan arus mudik pada puncak libur Lebaran 2026.
"Kebijakan WFA ini diperuntukkan bagi mereka yang bekerja di kantoran. Saat ini regulasinya sedang disiapkan. Untuk ASN akan diatur oleh MenPANRB, sementara untuk sektor swasta akan dikeluarkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker)," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Payung Hukum dan Periode Pelaksanaan Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menambahkan bahwa kesepakatan mengenai WFA ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk Surat Edaran (SE).
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Aturan Pembelajaran Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026
Payung hukum ini menjadi panduan bagi perusahaan dan instansi dalam mengatur pola kerja yang fleksibel namun tetap produktif.
Periode penerapan WFA direncanakan berlangsung selama kurang lebih dua pekan, yakni antara tanggal 14 hingga 29 Maret 2026.
Kurun waktu tersebut merupakan kombinasi strategis antara libur Hari Raya Idul Fitri, libur Hari Raya Nyepi, serta cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
"Ada kombinasi antara libur Lebaran, Nyepi, dan cuti bersama. Hal ini akan dikombinasikan dengan pola flexible working arrangement (FWA) agar masyarakat memiliki waktu lebih leluasa namun tetap dapat menjalankan kewajiban profesinya," jelas Susiwijono.
Mendukung Kekhusyukan Ramadhan Kebijakan ini disambut positif sebagai bentuk ikhtiar pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk menjalani akhir Ramadhan dan persiapan Idul Fitri bersama keluarga.
Dengan pola kerja yang fleksibel, pekerja diharapkan dapat mengatur waktu antara pengabdian di tempat kerja dan ibadah di bulan suci secara lebih seimbang.
Pemerintah berjanji akan segera mengumumkan detail teknis regulasi ini dalam waktu dekat setelah seluruh koordinasi lintas kementerian rampung.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi solutif dalam menjaga roda ekonomi tetap berputar tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan tradisi silaturahim masyarakat Indonesia di hari kemenangan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







