Gubernur Pramono Tegas Larang Pedagang Gunakan Trotoar untuk Jualan Hewan Kurban

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pedagang hewan kurban dilarang berjualan di trotoar maupun ruang publik lain yang mengganggu aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengeluarkan instruksi agar penjualan hewan kurban tidak dilakukan di lokasi yang menghambat fungsi fasilitas umum.
"Di Jakarta saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Bank Jakarta Sosialisasi Program KEJAR di SMAN 28 Jakarta, Siswa Jadi Lebih Paham Cara Kelola Uang
Ia menegaskan, petugas akan segera memberikan peringatan kepada pedagang yang masih nekat menggunakan fasilitas umum sebagai tempat berjualan.
"Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan," katanya.
Pramono menilai kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil. Menurutnya, saat ini keberadaan lapak hewan kurban di trotoar maupun taman kota sudah jauh berkurang.
"Relatif sekarang ini kan hampir tidak ada di Jakarta," ucap mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Selain penertiban lokasi penjualan, Pramono memastikan ketersediaan hewan kurban di Jakarta dalam kondisi aman. Ia menyebut harga sapi dan kambing juga masih stabil menjelang Idul Adha.
Bahkan, katanya, sejumlah daerah justru mengambil pasokan hewan kurban dari Jakarta. Kondisi itu menunjukkan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya Perumda Dharma Jaya, dalam memastikan pasokan ternak.
"Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah sapi atau kambing, tersedia sepenuhnya di Jakarta," tukas Pramono.
Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mulai mengawasi pedagang hewan kurban yang nekat memakai trotoar sebagai lokasi berjualan menjelang Iduladha 2026.
Setelah temuan lapak kurban di Jakarta Timur, praktik serupa juga ditemukan di wilayah Jakarta Pusat.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan memastikan jajarannya akan menindak pedagang yang tetap membandel memakai fasilitas pejalan kaki untuk berjualan.
Baca Juga: 5 Tempat Makan Enak di Sekitar GBK yang Wajib Kamu Coba
"Yang pasti kita lakukan patroli terus. Kalau memang ditemukan, langsung kita tindak. biasanya Pak Lurah mengirimkan surat untuk peringatan dulu begitu kan, mengimbau. Nah, kalau memang diimbau tidak digubris, maka kita lakukan penertiban," kata Satriadi kepada wartawan, Rabu (20/5/2026). (*)
Gambar: Penertiban penjual hewan kurban di trotoar oleh petugas Satpol PP DKI Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





