Legislator Golkar Andri Santosa Soroti Data Perizinan Gedung Parkir Tak Sinkron Antar OPD Pemprov DKI

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menyoroti belum terintegrasinya sistem perizinan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Andri mempertanyakan mengapa usulan pembangunan sistem digital terintegrasi baru mencuat setelah pembentukan Pansus Perparkiran.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antarinstansi terkait pengelolaan data perizinan.
"Ini teknologi sudah maju, zaman sudah canggih, Pak. Ini urusan pemerintah provinsi loh, Pak. DKI ini adalah miniatur Indonesia, wajah ibu kota," ujar Andri dalam rapat.
Ia menilai sistem administrasi di lingkungan Pemprov DKI seharusnya bisa lebih rapi dan terintegrasi, terutama menyangkut perizinan parkir yang melibatkan banyak instansi.
Menurutnya, sinkronisasi data paling penting harus dilakukan antara PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dengan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata), terutama terkait penerbitan izin dan rekomendasi teknis.
"Kalau bisa memang sistem tentang penerbitan-penerbitan izin itu harus sinkron," tukasnya.
Andri juga menyoroti adanya perbedaan data mengenai masa berlaku atau status aktif perizinan antarinstansi.
Ia meminta agar Pemprov DKI segera membangun sistem digitalisasi terintegrasi supaya data perizinan tidak berbeda-beda di setiap OPD.
"Mohon diusulkan ke depan supaya dibangun sistem digital, digitalisasi yang terintegrasi tentang masalah perizinan supaya sesama instansi itu datanya tidak berbeda," katanya.
Ia bahkan meminta agar pembangunan sistem tersebut dianggarkan ke depan dan akan kembali menekankan persoalan itu dalam rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta yang menjadi mitra kerja PTSP.
"Tolong untuk sistem itu dianggarkan kalau boleh itu ke depan, Bu. Kan PTSP juga kan sebagai mitranya Komisi B ya, nanti saya juga tekankan di rapat komisi," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







