Elektabilitas Golkar Capai 10,4 Persen, Basri Baco: Belum Pernah Terjadi dalam Sejarah

AKURAT JAKARTA – Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, mengungkapkan optimismenya terhadap elektabilitas Partai Golkar menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Baco mengklaim, berdasarkan Survei Indonesia Political Opinion (IPO) terbaru, elektabilitas Golkar telah mencapai 10,4 persen.
Menurutnya, angka tersebut menjadi perkembangan positif karena belum pernah terjadi dalam sejarah partai.
"Dan hari ini survei kita di luar dugaan. Survei Golkar hari ini 10,4 persen, enggak pernah terjadi dalam sejarah," kata Baco dalam Sarasehan Kebangsaan Ormas di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Baco berharap tren positif tersebut dapat dipertahankan hingga Pemilu 2029. Ia bahkan menilai peluang Golkar untuk kembali mengusung kadernya dalam kontestasi politik mendatang semakin terbuka.
"Harapannya memang ini bertahan terus, dan Golkar biasanya agak aneh. Sebelum Pemilu disurvei 10, pas Pemilu jadi 12," ujarnya.
Baco kemudian membandingkan tren elektabilitas Golkar dengan partai politik lainnya.
Menurutnya, Golkar justru memiliki kecenderungan mengalami peningkatan perolehan suara ketika memasuki momentum pemilu.
"Kalau partai lain biasanya sebelum Pemilu disurvei 10, pas Pemilu 8. Karena apa? Partai kita itu yang jagoan, yang bekerja adalah caleg dan kader," tuturnya.
Ia menilai kekuatan utama Golkar berada pada kerja para calon legislatif dan kader di tingkat bawah.
Karena itu, Baco mendorong seluruh kader untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
Menurut Wakil Ketua DPRD DKI itu, strategi pemenangan Golkar tidak cukup hanya mengandalkan popularitas partai.
Kerja politik di lapangan dan konsolidasi kader menjadi faktor penting untuk mengubah elektabilitas menjadi perolehan suara saat pemilu.
"Mulai dari sekarang mending ngumpulin yang banyak, tunggu saja di ujung. Nggak usah terlalu capek-capek hari ini. Mendingan karena rakyat hari ini faktanya maunya begitu," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






