Jakarta

BUMD DKI Jakarta Bantu Korban Gempa NTT Senilai Rp 5,8 Miliar, Dari Uang Tunai hingga Ratusan Toren Air

Laode Akbar | 21 Agustus 2026, 11:50 WIB
BUMD DKI Jakarta Bantu Korban Gempa NTT Senilai Rp 5,8 Miliar, Dari Uang Tunai hingga Ratusan Toren Air
Penyerahan secara simbolis bantuan dari BUMD DKI Jakarta untuk korban bencana gempa bumi NTT. - (Ist)

AKURAT JAKARTA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kontribusi BUMD yang terdiri dari Bank Jakarta, PAM Jaya, Pembangunan Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya, Jakarta Propertindo, dan sejumlah BUMD lainnya tersebut menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang secara simbolis dilepas dari halaman Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, hingga Baznas Bazis DKI Jakarta.

Baca Juga: Toyota Land Cruiser 300 HEV Naik Kelas, Kini Mengandalkan Mesin Hybrid V6, TSS 3.0, serta Platform TNGA GA-F Kokoh Layaknya Kesatria dengan Zirah Baja

Menurut Marulitua, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.

"Pada hari ini kami melaksanakan pelepasan bantuan logistik bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini merupakan hasil dukungan dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyiapkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Marulitua di Balaikota DKI Jakarta.

Salah satu kontribusi datang dari BUMD dan OPD Pemprov DKI Jakarta yang memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar.

Dana tersebut menjadi bagian dari total bantuan yang disiapkan untuk membantu penanganan kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Baca Juga: ANTAM IMPACT 2026: BUMN Tambang Buka Lowongan Kerja untuk 14 Posisi, Cek Syarat dan Jurusan yang Dibutuhkan!

Selain bantuan tunai, BUMD juga menyumbangkan bantuan berupa 202 unit toren air. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di lokasi terdampak bencana.

Tidak hanya itu, bantuan pengiriman mobile water treatment plant (WTP) senilai Rp 2,5 miliar juga disiapkan untuk mendukung penyediaan air bersih di wilayah terdampak.

"Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pangan dan nonpangan, tetapi juga bantuan uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar yang merupakan sumbangan dari BUMD dan OPD Provinsi DKI Jakarta," kata Marulitua.

=====

Bantuan Pangan dan Perlengkapan Darurat

Secara keseluruhan, bantuan Pemprov DKI Jakarta juga mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan darurat.

BPBD DKI Jakarta menyalurkan makanan siap saji, biskuit, dan air mineral, serta berbagai kebutuhan nonpangan seperti kasur lipat, bantal, selimut, family kit, pakaian anak, terpal, dan karung.

Dinas Sosial DKI Jakarta turut menyiapkan air mineral, paket makanan anak, serta terpal atau tenda gulung.

Sementara Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengirimkan sejumlah kebutuhan medis, antara lain cairan infus dan antiseptik.

Baznas Bazis DKI Jakarta juga berpartisipasi dengan menyalurkan berbagai bahan pangan, seperti sarden, kornet, biskuit bayi, bubur bayi, bubur instan, mi instan, hingga rendang.

Baca Juga: Singa Tua yang Semakin Kuat, Toyota Land Cruiser 300 HEV Tawarkan Performa Terkuat dalam Sejarah 75 Tahun di Indonesia dengan Torsi Buas 790 Nm

Marulitua menuturkan, seluruh bantuan tersebut akan diberangkatkan melalui jalur udara dan laut agar proses distribusi ke NTT dapat berjalan efektif dan terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional.

"Seluruh kendaraan pengangkut bantuan bergerak menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Distribusi dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur udara dari Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut di wilayah Komando Armada I, Jakarta Utara," ungkapnya.

Ia menambahkan, mekanisme pengiriman tersebut telah disiapkan agar penyaluran bantuan dapat terkoordinasi dengan sistem distribusi dan penanganan bencana yang dikendalikan secara nasional oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Hal ini dilakukan agar distribusi bantuan menjadi terintegrasi dengan sistem distribusi dan penanganan bencana yang telah dikoordinasikan secara nasional," tutur Marulitua.

Baca Juga: Wamenkes Benjamin Paulus Apresiasi Program Desa Siaga TB Pemkab Tangerang, Jadi Fokus Prioritas Nasional

Total nilai bantuan yang diberangkatkan Pemprov DKI Jakarta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT mencapai Rp 5.853.728.500.

Melalui kolaborasi antara OPD, BUMD, Baznas Bazis, dan berbagai unsur lainnya, Pemprov DKI Jakarta berharap bantuan tersebut dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat bencana. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.