Pansus DPRD DKI Nilai Usulan Kenaikan Tarif Parkir Motor dan Mobil Terlalu Tinggi, Segini Besarannya

AKURAT JAKARTA – Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter, menilai usulan kenaikan tarif parkir di Jakarta terlalu tinggi.
Jupiter menyebut, dalam usulan yang saat ini masih dibahas, tarif parkir untuk sepeda motor berada pada rentang Rp3.000 hingga Rp15.000. Sementara tarif parkir mobil diusulkan mulai dari Rp6.000 hingga Rp60.000.
Ia menegaskan, secara pribadi dirinya menilai angka tarif parkir yang diusulkan tersebut terlalu tinggi. Karena itu, ia meminta agar usulan tersebut kembali dikaji.
Baca Juga: Model di Tangerang Diperkosa Pengusaha WNA, Korban Alami Trauma Berat
"Nah, saya karena saya bukan di Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah), saya tidak mengikuti rapat-rapat yang terdahulu. Cuman yang kemarin saya sampaikan ke media, bahwa angka ini terlalu tinggi, terlalu tinggi gitu. Jadi saya minta dikaji ulang," kata Jupiter kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).
Jupiter menilai, penerapan tarif berdasarkan zonasi tidak bisa dilakukan dengan menyamaratakan seluruh kendaraan dan pengguna jasa parkir di kawasan tertentu.
Ia mencontohkan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan SCBD yang kerap diasosiasikan dengan kendaraan mewah. Menurutnya, tidak semua masyarakat yang datang ke kawasan tersebut menggunakan mobil mewah.
"Contoh misalnya, kalau yang parkir di Pantai Indah Kapuk (PIK), ada yang parkir di SCBD, memang semuanya pakai mobil mewah? Kan ada juga yang pakai mobil yang, contoh misalnya pakai Avanza, pakai R3, atau pakai mobil yang bukan mobil mewahlah, ya kan? Jadi tidak semua, tidak bisa semua tempat itu diratakan seperti itu," ujarnya.
Baca Juga: Urai Kepadatan Jalur Puncak, Polisi Terapkan One Way Terpenggal
Ia juga meminta masyarakat, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat hingga akademisi memberikan masukan terhadap rencana kenaikan tarif parkir tersebut.
Jupiter ingin mengetahui apakah kenaikan tarif parkir nantinya justru akan membebani masyarakat Jakarta secara keseluruhan.
"Kami juga ingin menerima, ingin mendengar aspirasi mereka, apakah kenaikan tarif ini akan berdampak ke depannya itu akan membebankan secara keseluruhan masyarakat di Jakarta?" katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







