Wahyu Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jakut, Ahmed Zaki Harap Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan

AKURAT JAKARTA – Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, meminta kepengurusan DPD Partai Golkar Jakarta Utara yang baru segera memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan kelompok kader (pokkar).
Pesan tersebut disampaikan Zaki dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jakarta Utara, yang menetapkan Wahyu Hidayat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara periode 2025-2030, Sabtu (17/10/2026).
Zaki mengatakan, konsolidasi organisasi menjadi salah satu langkah yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi agenda politik pada 2027 dan 2028, sekaligus menyongsong Pemilu 2029.
"Apalagi setelah Musda ini, nanti ketua terpilih berikut dengan seluruh jajaran segera mempersiapkan konsolidasi tingkat kecamatan, lanjut lagi tingkat kelurahan, sampai kemudian tingkat pokkar nantinya, dalam rangka mempersiapkan 2027 dan 2028, kesiapan kita menjelang 2029," ujar Zaki.
Selain penguatan struktur organisasi, Zaki juga mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkan atau mempercayai kabar yang beredar, terutama di tengah penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, kader perlu melakukan tabayun atau mengklarifikasi informasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Mantan Bupati Tangerang dua periode itu meminta kader tidak ragu menghubungi pengurus Golkar Jakarta Utara maupun DPD Golkar DKI Jakarta untuk memastikan kebenaran suatu kabar.
"Apalagi kalau yang pakai AI, wajib kalau kita ada berita yang menggemparkan, tabayun. Kalau enggak ke Ketua DPD Golkar Jakarta Utara, tanya ke DPD provinsi," katanya.
Zaki juga menyampaikan salam dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada jajaran kader. Ia turut menyinggung kondisi Indonesia yang menurutnya saat ini berada dalam keadaan stabil.
"Salam dari Ketua Umum, Pak Bahlil Lahadalia. Kita dalam kondisi Indonesia yang saat ini, ya, sebetulnya dalam kondisi yang stabil," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara terpilih, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmennya untuk membesarkan partai dan memperkuat konsolidasi organisasi setelah terpilih dalam Musda XI.
Wahyu menyebut dukungan dan kerja sama seluruh elemen partai diperlukan untuk menjalankan amanah organisasi, termasuk mempertahankan perolehan suara di daerah pemilihan (dapil) 2 dan merebut kursi legislatif di dapil 3.
"Ini adalah kemenangan kita bersama. Tugas kita ke depan adalah bagaimana membesarkan Partai Golkar di Jakarta Utara sesuai amanah yang disampaikan oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta, yaitu mempertahankan suara di Dapil 2 dan merebut kursi di Dapil 3. Insyaallah kita bisa selagi loyalitas dan kebersamaan itu ada," ujar Wahyu dalam sambutannya.
Wahyu mengakui, membangun kekuatan partai membutuhkan kerja kolektif seluruh pengurus dan kader, mulai dari tingkat DPD, pimpinan kecamatan (PK), pimpinan kelurahan (PL), hingga organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.
"Saya sadar mungkin baru di Jakarta Utara, tetapi insyaallah saya punya semangat dan kesungguhan untuk membangun Partai Golkar di sini. Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya butuh bantuan seluruh elemen Golkar," tegasnya.
Untuk memperkuat organisasi, Golkar Jakarta Utara akan menggelar konsolidasi berjenjang melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam), Musyawarah Kelurahan (Muskel), hingga revitalisasi kepengurusan.
Wahyu juga menyoroti pentingnya membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung dan aktif dalam kepengurusan partai.
Menurutnya, proporsi pemilih muda yang mencapai sekitar 60 persen menjadi salah satu pertimbangan untuk memperluas keterlibatan anak muda di lingkungan Golkar Jakarta Utara.
"Di era digital saat ini, kita perlu membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berada di tengah-tengah Partai Golkar Jakarta Utara. Dengan revitalisasi dan semangat kebersamaan ini, saya yakin target yang dicanangkan bisa kita raih," pungkas Wahyu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 3Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 4Prediksi Skor Fulham vs Hull City di Premier League, 17 Oktober 2026: Mampukah The Cottagers Mengakhiri Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse di Ligue 1, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Dominasi Les Violets?
- 6Prediksi Skor Newcastle United vs Aston Villa di Premier League, 17 Oktober 2026: Duel Kontras di St James' Park
- 7Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 8Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


