Nomenklatur Puskesmas Kelurahan Berubah Jadi Puskesmas Pembantu, Begini Penjelasan Heru Budi

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono angkat bicara terkait nomenklatur Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di tingkat kelurahan yang semula namanya “Puskesmas Kelurahan” menjadi “Puskesmas Pembantu”.
Heru mengungkapkan, bahwa penyesuaian itu sesuai dengan aturan, yakni Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 43 Tahun 2019.
Sebagai informasi, dalam kebijakan PMK No. 43 Tahun 2019 disebutkan nama awalnya adalah “Puskesmas Kecamatan” dan “Puskesmas Kelurahan”.
“Sekarang Puskesmas Kecamatan jadi Puskesmas, dan di kelurahan menjadi Puskesmas Pembantu, sesuai dengan PMK No. 43 Tahun 2019,” ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (03/10).
BACA JUGA: Sayang Anak! Bazzar Mainan Kidz Station Hadir Lagi, Catat Tanggal dan Lokasinya!
“Jadi kita bukan merubah ya. Sekali lagi, itu sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan. Puskesmas adanya dimana? di kecamatan. Puskesmas pembantu adanya dimana? di kelurahan,” tegas Heru.
Heru menerangkan, kehadiran Puskesmas Pembantu bertujuan untuk memudahkan masayarakat mengakses layanan kesehatan agar tidak terlalu jauh.
Lanjutnya, adanya tingkatan dalam layanan ini diperlukan sebagai upaya agar tenaga medis dapat melayani masyarakat lebih maksimal sesuai dengan kebutuhan.
“Jadi harus ada leveling. Kalau sakit flu dia datangnya ke Puskesmas Pembantu supaya tidak jauh dan tidak menyusahkan. Begitu juga kalau levelnya sakitnya butuh perhatian lebih dia bisa ke kecamatan atau skrg penyebutan puskesmas,” terangnya.
BACA JUGA: Tayang Mulai 4 Oktober 2023, Begini Alur Cerita dan Sinopsis The Exorcist: Believer
Lebih lanjut Heru memaparkan, terdapat perbedaan antara Puskesmas Pembantu yang ada di DKI Jakarta dengan daerah lain, terutama dalam hal keberadaan tenaga media di layanan kesehatan itu.
“Kalau d idaerah lain, Puskesmas Pembantu itu paramedisnya adalah cukup perawat atau bidan. Tetapi di DKI sudah masuk level lebih tinggi, ada dokter dan ada juga perawat. Hampir sama dengan Puskesmas yang di kecamatan mungkin jaraknya dan akses,” papar Heru.
Ia pun menuturkan, selain bisa memaksimalkan layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu, masyarakat juga dapat memanfaatkan Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM), terutama untuk layanan non medis.
“Berikutnya, di Kelurahan tuh ada dua pelayanan kesehatan, Puskesmas Pembantu dan jika ada kegiatan lain yang non medis, misalnya di suatu RT ada DBD, dia gak dateng ke Puskesmas atau Puskesmas Pembantu, Pak RT datang ke Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM),” tuturnya.
BACA JUGA : Ada Pameran Interior hingga Sustainable Fashion Gratis di M Bloc, Catat Tanggalnya!
Heru pun menekankan, kehadiran Puskesamas Pembantu dan UKM ini salah satu upaya Pemprov DKI dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.
“Pemda DKI terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkas Heru.
Sebelumnya, Heru Budi Hartono mengubah nomenklatur puskesmas tingkat kelurahan di Jakarta, dari “Puskesmas Kelurahan” menjadi “Puskesmas Pembantu”.
Hal itu tertuang dalam Keputusan gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 636 Tahun 2023 Pusat Kesehatan Masyarakat dan Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

