Ini Upaya yang Dilakukan Pemprov DKI untuk Kendalikan Harga Pangan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi( (Pemprov) DKI Jakarta mengaku terus berupaya untuk mengendalikan harga pangan yang saat ini terus merangkak naik.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Ellywati menuturkan setidaknya ada lima upaya yang dilakukan Pemprov DKI untuk mengendalikan harga pangan.
Pertama, yaitu penyediaan dan pendistribusian pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Paseban dari Tempat Berkumpul Raja dan Ruangan di Rumah Betawi
"Pada kegiatan ini masyarakat tertentu dapat membeli paket pangan seharga Rp. 126.000,- terdiri dari beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung dan susu," ungkapnya, Jumat (06/10).
Upaya selanjutnya yaitu pengembangan pertanian perkotaan berkonsep memanfaatkan ruang terbatas dengan penggunaan tanaman cepat panen.
Ketiga yaitu penyaluran bantuan pangan tahap dua untuk ratusan ribu masyarakat di DKI Jakarta.
Baca Juga: Live Streaming Persija Jakarta vs Barito Putera, Janji Main Ngotot
"Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa Bantuan Pangan Tahap II kepada 239.522 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," terang wanita yang akrab disapa Elly.
Lanjut Elly, yang keempat yaitu penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP).
Beras SPHP ini disalurkan melalui pedagang pasar grosir, pedagang pasar tradisional dan mitra bulog.
Baca Juga: Basok Bakal Ada Konser Gratis Wali hingga Ada Band di GBK, Catat Jamnya!
"Harga Beras SPHP di PIBC adalah Rp.10.385,- per kg, sedangkan harga di tingkat eceran/ konsumen Rp. 10.900,- per kg," imbuhnya.
Terakhir yaitu pelaksanaan pangan keliling yang dilakukan oleh berbagai pihak di berbagai tempat.
"Pelaksanaan pangan keliling oleh BUMN dan BUMD Pangan Provinsi DKI Jakarta di rumah susun, kantor kelurahan, Kmkantor kecamatan, RPTRA, dan lain-lain," pungkas Elly.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

