5 Soto Betawi Legendaris yang Wajib Dicoba, Nomor Terakhir Punya Kuah Susu yang Bikin Ketagihan

AKURAT JAKARTA - Soto Betawi menjadi salah satu ikon kuliner Jakarta yang tetap bertahan di tengah hadirnya berbagai makanan modern.
Kuah gurih yang kaya rempah serta pilihan isian yang beragam membuat hidangan ini selalu memiliki banyak penggemar.
Bagi pencinta wisata kuliner, mencicipi Soto Betawi legendaris bisa menjadi pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.
Berikut lima Soto Betawi legendaris yang masih mempertahankan cita rasa khas dan memiliki banyak pelanggan setia.
1. Soto Betawi H. Ma’ruf
Soto Betawi H. Ma’ruf dikenal sebagai salah satu pelopor Soto Betawi yang telah melayani pelanggan sejak tahun 1943.
Tempat makan ini terkenal berkat racikan kuah santan yang gurih serta penggunaan bahan alami tanpa tambahan pengawet.
Semangkuk soto di sini berisi daging sapi, paru, jeroan, dan emping yang menambah tekstur saat disantap.
Selain soto, pengunjung juga dapat menikmati laksa Betawi, sate, dan aneka menu khas yang menggugah selera.
Lokasinya berada di kawasan Matraman dan hingga kini masih menjadi tujuan favorit pencinta kuliner tradisional.
2. Soto Betawi Haji Husen
Soto Betawi Haji Husen menjadi salah satu nama besar yang cukup dikenal oleh pencinta kuliner khas Jakarta.
Warung yang berdiri sejak pertengahan tahun 1970-an ini berada di kawasan Manggarai yang mudah dijangkau.
Kuahnya memiliki warna kuning keruh hasil perpaduan santan dan susu yang menghasilkan rasa gurih seimbang.
Potongan daging dan jeroan disajikan bersama emping serta daun bawang yang menambah kenikmatan hidangan.
Baca Juga: Restoran Indonesia di Michelin Guide Dunia, Bukti Rempah Nusantara Makin Mendunia
=====
Suasana sederhana dan cita rasa yang konsisten membuat tempat ini tetap ramai dikunjungi hingga sekarang.
3. Soto Betawi Babe Jamsari
Soto Betawi Babe Jamsari di Meruya menjadi destinasi kuliner yang telah bertahan sejak tahun 1975.
Keunikan tempat ini terletak pada penggunaan kuah susu yang menghasilkan rasa lebih ringan dan lembut.
Pilihan menunya cukup beragam mulai dari soto daging, kikil, ayam, hingga soto campur yang lengkap.
Cita rasa yang ramah di lidah membuat tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga dari berbagai usia.
Warung sederhana ini tetap menjadi tujuan banyak pelanggan yang mencari Soto Betawi dengan karakter berbeda.
4. Soto Betawi H. Mamat
Nama H. Mamat sudah sangat melekat dalam sejarah Soto Betawi karena telah hadir sejak era 1960-an.
Kuah santannya terkenal kental, kaya bumbu, dan sangat cocok disantap bersama nasi putih hangat.
Pilihan isiannya beragam mulai dari daging sapi, ayam, hingga kombinasi daging dan jeroan yang lengkap.
Selain soto, oseng daging yang gurih juga menjadi menu favorit yang sering dipesan pelanggan setia.
Jaringan cabangnya yang cukup luas menunjukkan popularitas rasa yang tetap dijaga hingga saat ini.
5. Soto Sapi Betawi Lokasari
Soto Sapi Betawi Lokasari menjadi pilihan menarik bagi pencinta Soto Betawi berbahan daging sapi sepenuhnya.
Baca Juga: Jangan Disingkirkan, Parsley Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat Besar untuk Kesehatan
=====
Kuliner legendaris yang telah hadir sejak tahun 1971 ini dikenal dengan kuah susu yang creamy dan gurih.
Pengunjung dapat memilih berbagai isian seperti daging, urat, babat, usus, kaki sapi, atau campuran lengkap.
Selain kuah susu yang terkenal, tersedia juga pilihan kuah bening dengan rasa yang tidak kalah nikmat.
Tambahan acar segar dan minuman tradisional membuat pengalaman bersantap terasa semakin lengkap dan berkesan.
Kelima tempat makan tersebut menunjukkan bahwa Soto Betawi memiliki kekayaan rasa yang tetap dicintai lintas generasi.
Bagi wisatawan maupun warga Jakarta, menjelajahi Soto Betawi legendaris bisa menjadi perjalanan kuliner yang memuaskan.
Setiap warung menawarkan karakter rasa berbeda yang memperkaya pengalaman menikmati salah satu kuliner terbaik Indonesia.
Tidak heran jika Soto Betawi terus menjadi kebanggaan Jakarta dan semakin dikenal oleh penikmat kuliner dunia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 2Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 3Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?
- 4Raker HAPPI Jatim 2026, Prof Zainul Hidayah Terpilih Jadi Ketua
- 5Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Mengapa Ranking FIFA Indonesia Tidak Naik? Ini Penjelasannya!
- 6Hadiri Festival Indonesia 2026 di Korea Selatan, Wagub Rano Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta - Seoul
- 7RDF Rorotan Belum Maksimal, Legislator Golkar Dimaz Raditya Soroti Efektivitas Anggaran Rp170 Miliar
- 8Putusan MK Terkait Ijazah Gibran, Direktur IPO Sebut DPR Punya Celah Makzulkan Wapres
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





