Jakarta

Cara Bikin Ketupat Sumpil, Makanan Khas Perayaan Maulid Nabi di Kendal Jawa Tengah

Sastra Yudha | 28 September 2023, 12:20 WIB
Cara Bikin Ketupat Sumpil, Makanan Khas Perayaan Maulid Nabi di Kendal Jawa Tengah

AKURAT JAKARTA - Hari ini, Kamis (28/9/2023), umat Islam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu makanan khas pada perayaan Maulid Nabi adalah Ketupat Sumpil.

Ketupat Sumpil merupakan hidangan khas perayaan Maulid Nabi di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Ketupat sumpil terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun bambu dalam bentuk limas segitiga.

Teksturnya padat dan lembut, enak saat dimakan. Cocok disandingkan dengan kuah gurih atau gorengan plus sambal kelapa. Karena dibungkus daun bambu, aroma wangi namun tidak langu.

Selain sebagai hidangan, ketupat sumpil juga memiliki makna simbolis dalam ajaran Islam.

Baca Juga: Trik Cara Hapus Iklan Bandel di HP Android, Agar Tak Mengganggu Saat Sedang Membaca

Bentuknya yang menyerupai segitiga, menggambarkan hubungan antara manusia dengan Allah.

Nah, bagi kalian yang mau coba bikin Ketupat Sumpil, berikut ini resep dan cara buatnya.

Bahan-bahan:

  • 10 sdm beras, cuci bersih
  • Air Secukupnya
  • 10 lembar daun bambu

Baca Juga: Putri Ariani Peringkat 4 America's Got Talent 2023, Juri: Jika Ini Lomba Nyanyi, Kamu Juaranya

Cara Membuat

  1. Cuci bersih beras, cuci pula daun bambu hingga bersih
  2. Bentuk daun bambu menjadi kerucut, pastikan bagian bawah tidak ada lubang/bocor
  3. Isi dengan 1 sdm beras,jangan sampai penuh
  4. Bungkus beras dan lipat lipat daun bambu hingga terbentuk segitiga
  5. Ikat dengan tali atau gunakan tusuk gigi sebagai penahan/penutup
  6. Rebus selama 1 jam, sampai benar benar matang
  7. Matikan kompor dan tutup panci perebus dengan rapat, diamkan selama 30 menit.
  8. Angkat Ketupat Sumpil dan siap disajikan, dijamin rasanya beda dari lontong biasa.
  9. Ketupat Sumpil ini bisa tahan hingga 2 harian, tanpa bahan pengawet. (*) 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.