Apakah Benar Kopi Bisa Membuat Orang Susah Tidur? Simak Penjelasan Ini

AKURAT JAKARTA - Apakah benar kopi dapat membuat seseorang sulit tidur karena kandungan kafein di dalamnya? Jawabanya iya.
Kafein adalah stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat, membuat orang merasa lebih terjaga dan waspada.
Bagaimana Kafein Mempengaruhi Tidur?
Menghambat Adenosin:
Baca Juga: Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Sebelum Tidur Kalau Gak Ingin Kesehatanmu Terganggu
Kafein bekerja dengan cara menghambat adenosin, zat kimia di otak yang membantu mengatur siklus tidur.
Adenosin biasanya menumpuk sepanjang hari, membuat Anda merasa lebih lelah dan siap tidur pada malam hari.
Dengan menghambat adenosin, kafein dapat menunda rasa kantuk, membuat Anda merasa lebih terjaga lebih lama.
Meningkatkan Produksi Adrenalin:
Kafein juga merangsang pelepasan adrenalin, hormon yang meningkatkan kewaspadaan dan energi.
Baca Juga: Mengenal Digital Psychology, Program Studi yang Menggabungkan Ilmu Psikologi dan Teknologi
Ini adalah alasan lain mengapa Anda mungkin merasa lebih terjaga setelah mengonsumsi kopi.
Durasi Efek Kafein:
Waktu paruh kafein—waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi konsentrasi kafein hingga setengahnya—berkisar antara 3 hingga 5 jam.
Namun, efeknya bisa bertahan hingga 8 jam atau lebih, tergantung pada sensitivitas individu terhadap kafein, usia, metabolisme, dan faktor lainnya.
Ini berarti, jika Anda minum kopi di sore atau malam hari, kafein bisa tetap ada dalam sistem Anda dan mengganggu kemampuan Anda untuk tertidur.
Gangguan pada Siklus Tidur:
Kafein juga dapat mengganggu siklus tidur, terutama fase tidur nyenyak atau REM (Rapid Eye Movement). Tidur REM adalah fase tidur penting untuk pemulihan mental dan emosional.
Jika Anda sering minum kopi, terutama dalam jumlah besar, tidur Anda mungkin menjadi kurang nyenyak, meskipun Anda bisa tertidur.
Cara Mengatasi Efek Kafein pada Tidur:
1. Batasi Konsumsi Kopi
Untuk mencegah gangguan tidur, coba batasi konsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya pada sore dan malam hari. Sebagai aturan umum, hindari konsumsi kafein setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur.
Baca Juga: Bisa Tingkatkan Pencernaan, Ini 9 Manfaat Tape untuk Kesehatan yang Jarang Orang Tahu
2. Pilih Minuman Bebas Kafein
Jika Anda menikmati minuman hangat di malam hari, pilihlah alternatif bebas kafein, seperti teh herbal, susu hangat, atau minuman tanpa kafein lainnya.
3. Perhatikan Sensitivitas Pribadi
Setiap orang memiliki toleransi yang berbeda terhadap kafein. Beberapa orang mungkin lebih sensitif dan merasakan efek kafein lebih lama.
Perhatikan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dan sesuaikan kebiasaan minum kopi Anda.
Dengan mengatur waktu dan jumlah konsumsi kafein, Anda dapat mencegah gangguan tidur dan memastikan kualitas tidur yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







