Jakarta

Terkait Thread Fanny Soegi di X, Soegi Bornean Beri Klarifikasi: Segalanya Sudah Sesuai Kesepakatan

Saeful Anwar | 10 September 2024, 16:30 WIB
Terkait Thread Fanny Soegi di X, Soegi Bornean Beri Klarifikasi: Segalanya Sudah Sesuai Kesepakatan

AKURAT JAKARTA — Polemik seputar royalti dan ketidakadilan yang diungkapkan Fanny Soegi melalui unggahannya di X pada 8 September lalu telah mengundang perhatian publik. 

Menanggapi hal tersebut, band Soegi Bornean akhirnya merilis klarifikasi resmi melalui akun Instagram mereka, @soegiborneanmusik, pada 9 September 2024.

Dalam pernyataan tersebut, Soegi Bornean membantah tuduhan ketidakadilan yang dilayangkan oleh Fanny, terutama terkait pembagian royalti lagu Asmalibrasi.

Mereka menegaskan bahwa pembagian royalti telah dilakukan sesuai kesepakatan awal dan bahwa Fanny selalu dilibatkan dalam setiap keputusan terkait hal ini.

Baca Juga: Prediksi Skor Hungaria vs Bosnia-Herzegovina: Asa Kedua Tim untuk Bangkit dari Kekalahan Telak

Klarifikasi Royalti dan Kerja Sama dengan Pencipta Lagu

Soegi Bornean menjelaskan bahwa mereka tidak memiliki masalah dengan para pencipta lagu, termasuk Dhimas Tirta, dan komunikasi tetap berjalan baik.

Mereka juga menegaskan bahwa kerja sama dengan pencipta lagu masih berlangsung untuk album baru mereka, Langkah Rupa.

"Dari awal menerima uang royalti Asmalibrasi, kami mendistribusikan sesuai dengan nominal yang telah disepakati. Fanny pun selalu terlibat dalam keputusan pembagian royalti,"_ tulis mereka dalam pernyataan resmi di Instagram @soegiborneanmusik, dikutip pada Selasa, 10 September 2024.

Band ini juga menyatakan kesiapan untuk melakukan rekonsiliasi terkait royalti jika diperlukan oleh pihak ahli guna memastikan semua pihak mendapatkan bagian yang adil.

Baca Juga: Prediksi Skor Hungaria vs Bosnia-Herzegovina: Asa Kedua Tim untuk Bangkit dari Kekalahan Telak

Tuduhan Ketidakadilan Manajemen

Selain isu royalti, Fanny juga mengkritik manajemen Soegi Bornean sebagai tidak sehat.

Namun, band ini membantah tuduhan tersebut dengan menegaskan bahwa Fanny telah menjadi bagian dari manajemen sejak awal berdirinya band pada tahun 2019.

Bahkan, segala transaksi keuangan dikelola oleh kekasih Fanny sendiri, yang dikenal dengan inisial YA.

Kontroversi Lagu dan Klarifikasi "Raksa"

Fanny sempat menyebut bahwa sejumlah lagu yang ia ciptakan tidak mendapatkan pengakuan sepenuhnya.

Namun, Soegi Bornean menyatakan bahwa sebagian besar lagu adalah hasil kerja bersama, kecuali lagu Kala yang sepenuhnya merupakan ciptaan Fanny.

Band ini juga menyoroti lagu Raksa, yang menurut mereka diciptakan bersama, dengan sebagian lirik ditulis oleh manajer mereka, Erick Parkers. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah ada komunikasi langsung dari Fanny terkait klaim atas lagu tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Andorra vs Malta Dini Hari Nanti: Keduanya Mengalami Penurunan Peforma, Siapakah Yang Akan Berjaya?

Isu Penampilan Pasca Meninggalnya Ibunda Fanny

Salah satu tuduhan yang paling emosional dari Fanny adalah terkait paksaan untuk tampil di panggung beberapa hari setelah ibunya meninggal.

Menanggapi hal tersebut, Soegi Bornean menjelaskan bahwa keputusan untuk tetap tampil dibuat bersama, termasuk oleh Fanny sendiri.

Bahkan, manajemen sudah mengupayakan untuk tampil tanpa Fanny, namun pada akhirnya Fanny setuju untuk tampil di acara tersebut.

"Kami sudah berupaya untuk mencari vokalis pengganti dan siap tampil tanpa dibayar. Namun Fanny mengiyakan untuk tampil," ungkap Soegi Bornean dalam pernyataannya.

Ajakan untuk Berdamai dan Berkomunikasi

Di akhir klarifikasinya, Soegi Bornean menyampaikan keinginan mereka untuk memperbaiki komunikasi dengan Fanny dan berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik.

Mereka juga meminta maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi di media sosial.

Baca Juga: Prediksi Skor Republik Ceko vs Ukraina di UEFA Nations League: Kedua Tim Sama-sama Terpuruk, Siapakah yang akan Bangkit?

"Kami sangat ingin berkomunikasi lebih baik lagi dengan Fanny Soegi untuk meluruskan dan menyelesaikan permasalahan ini. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk ke depannya. Sekali lagi kami memohon maaf atas kegaduhan ini," tulis mereka. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.