7 Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Lebih Berkualitas

AKURAT JAKARTA - Bagaimana cara mengatasi insomnia di mana kondisi seseorang mengalami sulit atau butuh waktu yang lama untuk bisa tidur.
Pasalnya, tidur yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk kesehatan fisik dan mental.
Berikut ini tips-tips cara mudah untuk tidur dan nyenyak yang dapat kamu terapkan.
Baca Juga: Usung Pop Ballad, James Leo Hadirkan Single Kedua Nothing
1. Bedakan ruang kerja dan ruang tidur
Bedakan antara ruang kerja dan juga ruang tidur. Jangan sampai kamu bekerja atau mengurusi kerjaan di atas tempat tidur.
Dengan adanya perbedaan tersebut, Anda juga dapat membedakan waktu kerja dan waktu tidur.
2. Jangan Olahraga Jepang waktu tidur
Jangan olahraga dekat-dekat dengan waktu tidur, karena ada peningkatan hormon kortisol yang membuat kamu menjadi kuat untuk tidak tidur.
3. Jangan ngopi jelang waktu tidur
Mengonsumsi kopi dekat-dekat dengan waktu tidur. Pasalnya kafein yang ada dalam kopi dapat menyebabkan kamu sulit tidur.
4. Jangan Main Handphone
Dari sekarang sebisa mungkin dikurangi atau bahkan dihindari agar tidur anda menjadi lebih nyenyak.
5. Mendengarkan musik sebelum tidur
Kalau kamu masih belum bisa tidur dengan nyenyak, mungkin anda bisa coba cara ini mendengarkan musik sebelum tidur.
Kamu bisa dengarkan musik musik yang lembut, musik-musik yang lambat sehingga tubuh anda menjadi rileks.
6. Hindari makan sebelum tidur
Hindari makanan berat sebelum tidur. Pasalnya jika mengonsumsi makanan terlalu berat sebelum tidur, usus akan bekerja sangat keras sehingga akan mengganggu waktu tidur.
Jika kamu merasa lapar, bisa konsumsi cemilan yang sehat sebelum tidur supaya tidak terlalu lapar sebelum tidur.
7. Matikan lampu sebelum tidur
Untuk menjaga kualitas tidur, idealnya saat kamu tidur lampu sebaiknya dimatikan. Hal ini untuk memastikan agar tubuh memproduksi hormon melatonin yang cukup ketika kamu tertidur
Hormon melatonin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus dan juga kualitas tidur.
Ketika lampu tetap menyala, hormon melatonin akan bingung membedakan siang atau malam. Akhirnya hormon melatonin yang dihasilkan juga tidak terlalu banyak dan akhirnya mengganggu kualitas tidur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





