Jangan Ngaku Pencinta Kuliner Betawi Kalau Belum Coba Kue Ape Legendaris Ini!

AKURAT JAKARTA - Kalau kamu sedang melancong ke Jakarta, ada satu camilan khas yang wajib dicoba, yaitu kue ape.
Jajanan tradisional yang satu ini bukan sekadar enak, tapi juga penuh nostalgia.
Kue ape, kuliner khas Betawi yang masih bertahan di tengah maraknya tren makanan kekinian, punya daya tarik yang tak terbantahkan.
Bagian tengahnya yang tebal dan lembut berpadu harmonis dengan pinggirannya yang super tipis dan renyah.
Ditambah dengan aroma harum dari daun pandan yang memberi warna hijau menggoda, kue ape seolah memanggil siapa pun yang melintas untuk mencicipinya.
Meski tampil sederhana, kue ape tetap menjadi primadona di berbagai sudut Jakarta.
Dari pedagang kaki lima hingga festival kuliner, camilan ini selalu hadir menyapa para penikmat kuliner tradisional.
Tak hanya soal rasa, harganya yang ramah di kantong menjadikannya favorit semua kalangan.
Banyak yang menyamakan kue ape dengan serabi, namun sebenarnya keduanya sangat berbeda.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih! Ini 5 Trik Jitu Biar Kurban Idul Adha 2025 Kamu Sah dan Sesuai Syariat
Serabi cenderung bulat utuh dengan bagian tengah lebih tebal, sementara kue ape justru menonjolkan pinggirannya yang tipis dan renyah sebagai ciri khas utama.
Meski bahan-bahannya sederhana, rasa yang dihasilkan kue ape luar biasa.
Proses pembuatannya pun cepat, hanya menunggu beberapa menit dalam loyang cekung hingga pinggiran kering dan renyah.
Baca Juga: Menjelajahi Wisata Angker Jakarta: Sensasi Seram Tanpa Rasa Takut
Kue ape tidak hanya menjadi santapan lezat, tetapi juga simbol pelestarian budaya kuliner Jakarta yang layak untuk terus diperkenalkan lintas generasi dan daerah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







