Bukan Sekadar Makanan Korea, Kimchi Ternyata Bisa Cegah Kanker

AKURAT JAKARTA - Kimchi bukan hanya sekadar makanan khas Korea yang lezat, tetapi juga mulai dilirik dunia medis karena manfaat kesehatannya yang luar biasa.
Menurut sebuah studi terbaru dari College of Agriculture, Health & Natural Resources (CAHNR), rutin mengonsumsi kimchi ternyata bisa membantu mencegah kanker berkat kandungan probiotik dan nutrisi alaminya.
Temuan ini semakin menegaskan bahwa makanan fermentasi seperti kimchi tidak hanya bermanfaat untuk pencernaan, tetapi juga mampu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kimchi sendiri terbuat dari sayuran seperti sawi putih dan lobak yang difermentasi dengan bumbu khas.
Proses fermentasi inilah yang menghasilkan bakteri baik atau probiotik, berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
Mikroorganisme tersebut membantu tubuh melawan peradangan dan menekan pertumbuhan sel abnormal yang bisa berkembang menjadi kanker.
Baca Juga: Awas Cuan! Harga Emas Antam Terus Melesat, Ini Rincian Harganya
Peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kimchi secara rutin berkaitan dengan penurunan kadar gula darah, tekanan darah, serta trigliserida atau lemak darah.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kimchi berperan dalam menjaga kesehatan jantung sekaligus menekan risiko terbentuknya sel kanker.
“Mengingat pentingnya kesehatan usus bagi peradangan sistemik, regulasi imun, dan fungsi metabolik, saya melihat kimchi sebagai komponen bernilai dalam pola makan yang mendukung kesehatan jantung dan menurunkan risiko kanker,” ujar ahli neuroradiologi, Dr. Kavin Mistry, dikutip dari Daily Mail pada Jumat (17/10/2025).
Baca Juga: Dubai Saingi Tokyo dan London, Siap Jadi Pusat Wisata Dunia 2025
Penelitian ini juga memperkuat temuan sebelumnya dari studi di Korea Selatan tahun 2020 yang membuktikan bahwa kimchi mampu mengubah mikrobioma usus secara positif, sehingga efektif dalam mencegah kanker kolitis dan menghambat pembentukan adenoma atau tumor jinak di usus besar.
Mikrobioma yang sehat berfungsi sebagai pelindung alami terhadap patogen, menjaga keseimbangan peradangan, dan memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan sel kanker.
“Karena daerah usus besar dipengaruhi langsung oleh perubahan mikrobioma, kanker kolorektal dianggap sangat terkait dengan kondisi mikrobioma,” pungkas para peneliti.
Baca Juga: Mengenal Taman Cattleya, Tempat Piknik Gratis nan Asri di Jakarta Barat
Dengan begitu, mengonsumsi kimchi secara teratur bukan hanya mengikuti tren kuliner Korea, tapi juga menjadi langkah kecil untuk menjaga kesehatan dari dalam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





