Serunya Berburu Takjil Sambil Berwisata di Kawasan Kota Tua
Afriadi B | 4 April 2023, 17:00 WIB

AKURAT.CO - Bagi warga Jakarta yang ingin berburu makanan berbuka puasa atau takjil sambil ngabuburit menikmati wisata bersejarah, silahkan datang ke kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.
Kawasan Kota Tua menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta. Di sini pengunjung serasa kembali diingatkan ke masa lalu, yakni jaman penjahahan. Pasalnya terdapat Museum Fatahillah yang masih berdiri gagah hingga kini.
Kawasan Kota Tua juga cocok menjadi tempat ngabuburit bagi anak-anak. Di dalam kawasan terdapat beberapa hiburan dan juga penyewaan sepeda ontel.
Di sekitar lokasi juga terdapat food court atau tempat penjual makanan. Di sini banyak pedagang yang menjajakan anek takjil untuk berbuka puasa.
Pengunjung dapat menyantap makanan berbuka di Kedai Seni Djakarte dan Kafe Batavia. Bagi yang berdompet tipis, bisa berburu takjil di pedagang kaki lima sekitar Wisata Kota Tua.
Pengunjung juga bisa berburu takjil di kantin kawasan Bank BNI. Lokasinya sangat strategis dan tempatnya terbuka lebar.
Bila keluar dari arah pintu Stasiun Jakarta Kota, lokasinya persis berada sebelah kanan jalan atau di seberang Halte Bus Transjakarta Stasiun Jakarta Kota.
Di lokasi tersebut, terdapat sejumlah pedagang makanan berat dan ringan. Bila ingin makanan berat, terdapat pedagang soto ayam, nasi goreng, hingga ayam geprek.
Namun, bila menginginkan makanan ringan, terdapat penjual takjil hingga aneka macam gorengan, cilok, siomay dan aneka minuman segar.
Untuk rasa, makanan yang dijual di tempat tersebut tidak kalah dengan yang dijual di tempat-tempat lainnya.
Salah satu pengunjung, Desy (24) mengatakan bahwa dirinya sengaja datang ke Kota Tua, untuk sekedar menunggu berbuka puasa sambil santai-santai.
"Ya tiba-tiba aja suami ngajakin ke sini, mumpung libur kerja, sekalian ngajak anak jalan-jalan," ujarnya saat ditemui, Minggu (2/4).
Desy mengaku kondisi Kota Tua sekarang ini jauh lebih tertata rapih. Apalagi saat ini tidak ada lagi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan dalam kawasan Kota Tua.
"Kalau dulu kan PKL masuk ke dalam, kalau sekarang enggak. Mereka sudah ada tempat sendiri. Jadi kita pengunjung juga merasa nyaman," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



