Jakarta

Ternyata, Evolusi Musik Dangdut Koplo di Indonesia Kini Menarik Minat Gen Z dan Milenial

Fadhil Dhuha Rizqullah | 3 September 2023, 21:05 WIB
Ternyata, Evolusi Musik Dangdut Koplo di Indonesia Kini Menarik Minat Gen Z dan Milenial

AKURAT.CO - Seiring perkembangan zaman, dangdut telah menemukan ruangnya dalam berkolaborasi dengan berbagai genre musik.

Kolaborasi itu menghasilkan aliran-aliran baru seperti dangdut pop, dangdut remix, dangdut rock, dangdut melayu, dan dangdut koplo.

Namun, perjalanan musik dangdut koplo tidak selalu mulus. Pada tahun 2011, musik dangdut koplo mengalami masa-masa redup.

Kehadiran budaya Korea dan Jepang seperti girlband, boyband, dan idol grup, mampu menggeser perhatian masyarakat Indonesia dari dangdut koplo.

Kendati demikian, musisi lokal dari Jawa Timur seperti Via Vallen, Wiwik Sagita, dan Eny Sagita, tetap menjadi sorotan dalam acara TV, membantu menghidupkan kembali genre ini pada tahun 2013-2014.

Baca Juga: Waduh! 4 Selebgram Pelajar Pandeglang Ditangkap Polisi Karena Ikut Promosikan Situs Judi Online

Perlahan tapi pasti, dangdut koplo mulai berpadu dengan genre lain seperti rock, hip-hop, reggae, dan lainnya.

Salah satu momen penting dalam kebangkitan musik dangdut koplo adalah ketika Via Vallen dari Jawa Timur meraih ketenaran pada tahun 2017, terutama melalui lagu populer "Sayang".

Kehadirannya di acara Asian Games 2018 membawakan lagu "Meraih Bintang" semakin memperluas daya tarik musik dangdut koplo di kalangan masyarakat.

Bukan lagi hanya selera terbatas, musik dangdut koplo telah menarik perhatian generasi muda milenial dan Gen Z. Festival musik dangdut koplo kini menjadi ajang yang dipadati oleh anak muda, yang dengan antusias mengikuti irama dangdut yang dipentaskan oleh para artis.

Pemerhati musik, Julius Wijaya mengatakan, kini Gen Z bisa menikmati musik koplo atau dangdut tanpa malu malu.

"Tanpa malu-malu, bahkan mereka nggak segan untuk berjoget mengikuti irama dangdut yang disuguhkan sang artis," katanya.

Baca Juga: Generasi Z dan Tantangan Keuangan, Ini Tips Cara Menghindari Agar Isi Dompet Tak Gampang Jebol

Sekarang, pasar dan bisnis musik dangdut koplo telah mengalami perkembangan signifikan.

Di masa lalu, musik dangdut lebih dikenal di daerah. Namun sekarang, di Jakarta khususnya, aliran dangdut koplo diterima dengan baik oleh anak muda yang mayoritas merupakan penggemar musik kekinian.

Penggemar musik dangdut tidak hanya berasal dari lapisan masyarakat tertentu, melainkan juga mencakup generasi yang lebih muda.

Aliran koplo dengan lirik bahasa Jawa menambah keragaman dalam dunia musik ini.

Menurut Reynold, penggagas festival musik koplo, adanya inovasi baru dalam musik dangdut dan koplo tidak mengubah dari musik beraliran itu.

Baca Juga: Festival Kemang, Upaya Pelestarian Budaya Betawi dan Kebangkitan Ekonomi

"Aliran baru ini sebagai inovasi baru, tapi penggemarnya tetap mencintai dasar dari musik dangdut itu sendiri." Ucap Reynold.

Ketika aliran koplo tampil dalam konser musik, antusiasme luar biasa terlihat dari anak muda yang datang, berjoget, dan hafal dengan lagu-lagunya.

Hal ini menjadi bukti kuat bahwa musik dangdut koplo terus meraih dukungan dan popularitas yang kuat di kalangan generasi muda Indonesia. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.