Jakarta

Ini Dampak Negatif Media Sosial Pada Generasi Z, Kalian Wajib Tahu

Fadhil Dhuha Rizqullah | 4 September 2023, 22:51 WIB
Ini Dampak Negatif Media Sosial Pada Generasi Z, Kalian Wajib Tahu

AKURAT.CO - McKinsey Health Institute baru-baru ini melakukan penelitian tentang dampak teknologi dan media sosial pada generasi Z (Gen Z).

Dalam survei Global Gen Z tahun 2022 yang melibatkan lebih dari 42 ribu responden di 16 negara, penelitian ini menyoroti aspek mental, fisik, sosial, dan spiritual Gen Z.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z memiliki hubungan kompleks dengan media sosial seperti Instagram dan TikTok. Mereka mengalami dampak seimbang antara positif (32%) dan negatif (27%) dari media sosial.

Ini berbeda dengan generasi lain yang lebih cenderung merasakan dampak positif yang lebih besar.

Misalnya, milenial memiliki 36% dampak positif dan 19% dampak negatif, sementara Gen X adalah 35% dan 14%, serta baby boomers sebanyak 34% dan 9%.

Baca Juga: Jadi Caleg DPRD DKI Dapil 9 Partai Golkar, Andri Santosa Incar Suara All Gen

Penelitian ini juga mengaitkan dampak negatif dengan waktu yang dihabiskan Gen Z di media sosial.

Mereka yang menghabiskan lebih dari 2 jam sehari di media sosial mengalami dampak negatif sebesar 31%, sementara yang kurang dari 2 jam hanya 24%.

"Efek negatif nampaknya paling besar bagi generasi muda, dengan dampak yang sangat nyata bagi Gen Z yang menghabiskan lebih dari dua jam sehari di media sosial dan Gen Z dengan kesehatan mental yang buruk," jelasnya dalam laporan, dikutip Senin (4/9/2023).

Menariknya, Gen Z juga merupakan kelompok yang paling sering menggunakan media sosial, dengan 35% dari mereka menghabiskan lebih dari dua jam di platform tersebut.

Mereka juga memimpin dalam hal seberapa sering mengecek media sosial, dengan 48% mengaku mengeceknya setiap hari.

Baca Juga: 10 Jenis Oversharing, Generasi Z Wajib Tahu!

Namun, saat datang ke unggahan postingan, Gen Z memiliki tingkat yang mirip dengan baby boomer, yaitu 9%. Sementara milenial memimpin dengan 12%, diikuti oleh Gen X dengan 10%.

Laporan juga mencatat bahwa Gen Z adalah generasi yang paling tinggi melaporkan kesehatan mental yang buruk, mencapai 18% secara global dan 21% di Indonesia.

Eropa dan Oseania melaporkan paling banyak dampak negatif dari media sosial, sedangkan di Asia dampak negatifnya lebih rendah.

"Responden Gen Z dari Eropa dan Oseania paling banyak melaporkan dampak negatif dari media sosial dan Asia yang paling kecil kemungkinannya (masing-masing 32% dan 19%)," tulisnya.

Penelitian ini mengungkap kompleksitas hubungan Gen Z dengan media sosial dan memahami dampaknya yang beragam pada berbagai aspek kehidupan mereka. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.