Jakarta

9 Tradisi Khas Lebaran di Indonesia, Nomor 1 Bisa Sangat Melelahkan dan Nomor 7 Menjadi Kenangan Manis

Fikri Hidayatulloh | 8 April 2024, 13:45 WIB
9 Tradisi Khas Lebaran di Indonesia, Nomor 1 Bisa Sangat Melelahkan dan Nomor 7 Menjadi Kenangan Manis

AKURAT JAKARTA - Umat islam Indonesia sebentar lagi akan merayakan Lebaran Idulfitri 2024.

Organisasi keagamaan tertua di Indonesia, Muhammadiyah, bahkan sudah memutuskan Hari Raya Idulfitri jatuh pada 10 April 2024.

Sementara, Pemerintah baru akan menetapkan kapan Hari Raya Idulfitri tiba setelah menggelar sidang isbat pada 9 April 2024.

Baca Juga: IKUTI! Kompetisi Cosplay Berhadiah Total Rp 58 Juta di Emporium Pluit Mall, Simak Juga Rangkaian Acara Japan Heroes United Selama 5 Hari, Gratis

Bagi umat islam Indonesia, Lebaran Idulfitri merupakan momen spesial menjalin kembali tali silaturrahmi untuk keluarga, teman, dan tetangga.

Di Indonesia, momen silaturrahmi Lebaran Idulfitri ini kemudian melahirkan tradisi-tradisi unik.

Tradisi-tradisi unik ini bisa dibilang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lalu.

Baca Juga: KECELAKAAN MAUT! GranMax Asal Jakarta Timur Ditabrak Bus di Tol Cikampek, 12 Penumpangnya Tewas Terbakar, Begini Kronologisnya

Ada banyak tradisi lebaran di Tanah Air. Disadur dari Laman Kemdikbud.go.id, tradisi Lebaran Idulfitri khas Indonesia, antara lain:

1. Mudik

Merupakan tradisi khas Indonesia. Berupa perjalanan jutaan warga di perantauan pulang ke kampung halaman masing-masing untuk bersilaturrahmi dengan keluarga besar.

Tradisi mudik biasanya mulai terjadi pada tujuh hari sebelum hari Lebaran Idulfitri. Karena masifnya warga perantauan yang pulang kampung mengakibatkan banyak kemacetan di ruas-ruas jalan raya.

Baca Juga: Cara Mudah Mencari Lokasi Rest Area Terdekat dengan Google Ketika Mudik Lebaran 2024

2. Open House atau menyambut tamu

Keluarga besar atau tetangga datang berkunjung ke rumah untuk bersilaturrahmi. Di sini antara tuan rumah dan tamu saling mengucapkan selamat Lebaran.

Tradisi Open House ini semakin semarak ketika tuan rumah menyajikan makanan dan minumn khas lebaran, seperti ketupa, opor, ayam, rendang, dan lain-lain.

3. Nyekar atau ziarah ke makam keluarga

Baca Juga: Antrean dan Kemacetan Pemudik di Pelabuhan Merak Sudah Mulai Lancar Pada Malam Tadi

Dilakukan untuk mengenang dan mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia. Tradisi ini biasanya dilakukan sehari sebelum Lebaran Idulfitri.

4. Malam Takbiran

Dilakukan pada malam sebelum hari Idulfitri tiba. Biasanya dilakukan di masjid, musalla, atau surau selama semalaman.

Meski begitu, di banyak daerah juga menggelar takbir keliling dengan menggunakan mobil bak terbuka dan anak-anak atau pemuda memukul beduk dan takbir sepanjang jalan.

Baca Juga: 3 Kunci Sukses Dunia Akhirat dalam Islam: Do'a, Ikhtiar dan Tawakal. Pesan Ramadhan Hari ke-28 dari Bang Zaki

5. Mempercantik rumah

Biasanya dengan memperbarui dekorasi rumah atau memperbarui lapisan cat, demi memberikan suasana meriah dan penuh semangat di hari raya.

6. Berbagi makanan atau antaran rantangan

Makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan lain-lain dimasukkan ke dalam rantangan dan ditukarkan kepada ruan rumah yang dikunjungi.

Baca Juga: Pihak Pemadam Kebakaran Ungkap Penyebab Terbakarnya Gedung LBH Jakarta

Tuan rumah nanti akan melakukan hal yang sama, mengisi rantang yang telah dibersihkan dengan makanan yang ada di rumah.

7. Bagi-bagi uang kepada anak kecil

Meski jumlahnya tidak selalu banyak, namun uang yang diterima ini merupakan hiburan tersendiri bagi anak-anak. Tradisi ini menjadi kenangan manis bagi mereka setelah kelak bertumbuh dewasa.

8. Opor dan ketupat

Baca Juga: Memasuki 28 Ramadhan 1445 H, Simak Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah DKI Jakarta pada 8 April 2024

Sajian Lebaran yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia. Menjadi menu wajib bagi sebagian besar masyarakat yang merayakan Lebaran Idulfitri.

9. Halal bihalal

Merupakan istilah untuk mengadakan suatu acara setelah Idulfitri, di mana para tamu menimkati hidangan dan hadirin saling maaf-memaafkan.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.