Jakarta

Tak Habis-habis, Usai Kepo Tentang Alasan Kremasi Padahal Muslim, Kini Netizen Tanyakan Soal Acara Tahlilan Papa Dali

Titania Isnaenin | 22 Juli 2024, 22:19 WIB
Tak Habis-habis, Usai Kepo Tentang Alasan Kremasi Padahal Muslim, Kini Netizen Tanyakan Soal Acara Tahlilan Papa Dali

 

AKURAT JAKARTA - Jennifer Coppen jelaskan soal alasannya kremasi Dali Wassink alih-alih makamkan secara islam.

Alasan tersebut ia jelaskan pada hari Minggu (21/7) kemarin, saat Jennifer adakan upacara arung abu Dali Wassink di laut.

Alasan itu ia beberkan lantaran banyak sekian netizen yang mempertanyakan agama hingga pemakaman sang suami yang dikremasi.

Baca Juga: Unggah Foto Kentang Goreng McD, V BTS Pancing Reaksi Para Fans

"Banyak juga yang nanya kenapa Papa Dali dikremasi, aku mau minta kalian menghargai aja keputusan keluarga dan itu memang permintaan Papa Dali" ujarnya.

Meski sudah klarifikasi, rupanya rasa penasaran netizen masih belum terobati.

Pasalnya, Jennifer juga membenarkan jika sang suami telah mualaf.

Baca Juga: Usai Viral Karena Disebut Mengandung Bahan Kosmetik, Manajemen AOKA Sebut Produknya Lolos BPOM

Namun Papa Dali tidak mendapatkan "treatment" terakhirnya sesuai syariat Islam.

Mulai dari jasad yang tidak dimakamkan hingga tidak adanya Tahlilan dari pihak Jennifer Coppen. 

"Emang Papa Dali mualaf, Papa Dali baru belajar agama islam, dia belajar kok gais. Tapi karena memang mungkin belum belajar banyak, jadi Papa Dali belum terlalu mengerti tentang agama Islam," kata Jennifer.

Baca Juga: Heboh Dali Wassink Dikremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Islam Memandang Hukum Tersebut?

Dilain kesempatan dalam unggahan Instagramnya.

Jennifer Coppen kembali menjawab pertanyaan netizen soal tak mengadakan acara Tahlilan untuk Papa Dali.

"Sayang aku kirim doa lagi melalui anak-anak yatim piatu. Buat yang nanya kok ga tahlilan dirumah, maaf ya semuanya karena memang yang muslim itu gak banyak dikeluarga kita" tulis Jen.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.