Jakarta

Cegah Resiko Kanker Payudara dengan Konsumsi 5 Buah-buahan ini

Saeful Anwar | 13 September 2024, 10:00 WIB
Cegah Resiko Kanker Payudara dengan Konsumsi 5 Buah-buahan ini

 

AKURAT JAKARTA - Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di Indonesia, dengan angka kematian lebih dari 22 ribu jiwa per tahun.

Berdasarkan data Globocan tahun 2020, sekitar 16,6% dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia adalah kanker payudara, dengan total 68.858 kasus baru tercatat.

Meski demikian, ada berbagai cara untuk menurunkan risiko kanker payudara, salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk pola makan yang tepat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pola makan yang kaya akan nutrisi tertentu diketahui dapat membantu melindungi tubuh dari risiko kanker, termasuk kanker payudara.

Dilansir dari PMJ NEWS pada Jumat, 13 September 2024, berikut buah-buahan yang dapat membantu mencegah kanker payudara:

Baca Juga: Pagi Mendung, Siang Cerah Berawan, Ini Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini 13 September 2024

Buah Berry: Perlindungan dari Antioksidan  

Buah-buahan jenis berry, seperti strawberry, blueberry, dan raspberry, kaya akan zat antosianin dan flavonoid.

Kedua senyawa ini bekerja sebagai antioksidan yang kuat, membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dapat memicu pertumbuhan kanker.

Rutin mengonsumsi berry dapat membantu memperlambat penyebaran sel kanker dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tomat: Sumber Likopen yang Kuat  

Tomat dikenal karena kandungan karotenoidnya, terutama likopen, yang merupakan antioksidan alami.

Zat ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit dan mata, tetapi juga membantu melawan radikal bebas yang dapat memicu kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara, sehingga menjadikan tomat pilihan makanan yang ideal untuk pencegahan kanker.

Baca Juga: Ide Bekal Anak Sekolah, Resep Nugget Ayam Udang yang Enak dan Mudah Dibikin di Rumah

Seledri: Kecil Tapi Ampuh  

Meskipun sering kali dianggap sebagai bahan pelengkap dalam masakan, seledri sebenarnya memiliki khasiat yang luar biasa.

Zat apigenin dalam seledri telah terbukti memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Cell & Bioscience, apigenin dapat menghambat perkembangan sel kanker payudara, menjadikannya komponen penting dalam diet pencegahan kanker.

Minyak Zaitun: Lemak Sehat Penangkal Kanker  

Minyak zaitun kaya akan asam lemak omega-3, yang dikenal karena sifat anti-inflamasi dan kemampuannya dalam mencegah kanker.

Penelitian di Amerika Serikat pada tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi omega-3 secara rutin dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Minyak zaitun juga mendukung kesehatan jantung, menambah manfaat kesehatannya secara keseluruhan.

Baca Juga: Tak Masuk Logika, Netizen Sebut Penemuan Mayat Berdiri Terduga Maling di Kalimantan Ada Hubungannya Dengan Hal Ghaib

Kedelai: Isoflavon Penurun Risiko Kanker  

Kedelai dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe, mengandung isoflavon, senyawa yang telah lama dipelajari karena kemampuannya dalam menurunkan risiko kanker.

Isoflavon bekerja dengan meniru hormon estrogen, yang dapat membantu menekan pertumbuhan sel-sel kanker payudara.  

Pencegahan kanker payudara bisa dilakukan melalui langkah sederhana, salah satunya adalah dengan memperbaiki pola makan.

Buah-buahan dan bahan makanan seperti berry, tomat, seledri, minyak zaitun, dan kedelai, memiliki kandungan senyawa antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

Mengonsumsi makanan-makanan ini secara rutin, bersama dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan teratur, dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.