Efek Gas Air Mata pada Tubuh, dari Iritasi hingga Risiko Fatal

AKURAT JAKARTA - Gas air mata dikenal sebagai salah satu senjata non-mematikan yang sering dipakai aparat untuk mengendalikan kerusuhan.
Namun, efek gas air mata pada tubuh ternyata bisa sangat serius, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Banyak orang tidak menyadari bahwa paparan zat ini bukan hanya menimbulkan rasa perih sesaat, tetapi juga bisa berdampak permanen pada kesehatan.
Baca Juga: Empat Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Mauricio Souza Bilang Begini
Bagi kamu yang pernah terpapar gas air mata, ada baiknya memahami apa saja risiko yang bisa muncul.
Efeknya bisa menyerang mata, saluran pernapasan dan pencernaan, hingga kulit, dengan tingkat keparahan berbeda-beda tergantung durasi paparan dan kondisi tubuh.
1. Mata
Baca Juga: Warga Purbalingga Merapat, Konser Gratis Denny Caknan Digelar September, Cek Waktu dan Lokasi
Dalam jangka pendek, mata bisa mengalami perih, berair, kelopak sulit dibuka, hingga penglihatan kabur.
Dalam kondisi yang lebih parah, efek jangka panjang bisa berupa kebutaan, katarak, pendarahan, erosi kornea, hingga kerusakan saraf.
2. Saluran pernapasan & pencernaan
Baca Juga: Berikut 10 Tempat Sarapan Legendaris di Jakarta Pusat, Bubur Ayam, Soto hingga Ketan Susu
Menghirup gas air mata dapat memicu sesak, batuk, iritasi tenggorokan, hingga mual dan muntah.
Mereka yang punya riwayat asma atau gangguan paru-paru lebih rentan alami gagal napas.
Pada kasus ekstrem, paparan di ruangan tertutup atau dosis tinggi bisa berujung fatal.
Baca Juga: Konser Tunggal Andien Bertajuk Suarasmara Digelar November, Simak Informasi Lengkapnya di Sini
3. Kulit
Saat zat ini mengenai kulit, iritasi seperti gatal, kemerahan, hingga lepuh bisa terjadi.
Pada sebagian orang, dermatitis alergi atau luka bakar kimia juga mungkin timbul dan bertahan lebih lama.
Baca Juga: Rahasia Tulang Kuat, Inilah 5 Ikan Tinggi Kalsium yang Wajib Dicoba
Melihat beragam efek tersebut, jelas bahwa gas air mata bukan sekadar alat pengendali massa biasa.
Penting buat kamu untuk mengetahui langkah pertolongan pertama saat terpapar, seperti segera mencuci mata dengan air bersih atau menjauhi area paparan.
Kesadaran akan bahaya ini bisa membantu kamu lebih waspada. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



