Jakarta

Makan Keju Sebelum Tidur Terbukti Bisa Memicu Mimpi Buruk

Zainal Abidin | 26 September 2025, 19:45 WIB
Makan Keju Sebelum Tidur Terbukti Bisa Memicu Mimpi Buruk

AKURAT JAKARTA - Makan keju sebelum tidur sering dianggap bisa memicu mimpi buruk.

Banyak orang mengira itu hanya mitos, tetapi ternyata penelitian terbaru membuktikan ada kaitannya.

Konsumsi keju sebelum tidur memang dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat kamu lebih rentan mengalami mimpi buruk.

Baca Juga: Liburan ke Luar Negeri? Hindari Kebiasaan yang Bisa Bikin Malu

Fakta ini tentu menarik, mengingat camilan keju kerap menjadi pilihan praktis saat lapar di malam hari.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Frontiers in Psychology menemukan bahwa produk olahan susu, termasuk keju, bisa memengaruhi tidur, terutama pada orang dengan intoleransi laktosa.

“Keparahan mimpi buruk sangat terkait dengan intoleransi laktosa dan alergi makanan lain,” jelas Dr. Tore Nielsen, profesor di Université de Montréal.

Baca Juga: Food Prep, Tren Dapur Modern yang Bikin Kamu Hemat Waktu dan Uang

Ia menambahkan, perubahan pola makan pada individu dengan sensitivitas makanan dapat mengurangi mimpi buruk.

Survei terhadap hampir 1.100 orang yang dikutip dari Real Simple menunjukkan sepertiga responden sering mengalami mimpi buruk.

Perempuan cenderung lebih sering melaporkan tidur yang terganggu serta lebih mudah mengingat mimpi.

Baca Juga: Band Asal Jepang ONE OK ROCK Bakal Konser di Jakarta Mei 2026, Simak Lokasi dan Tanggalnya di Sini!

Menariknya, perempuan juga hampir dua kali lebih banyak memiliki intoleransi atau alergi makanan dibanding laki-laki.

Menurut penelitian, intoleransi laktosa tidak hanya memicu masalah pencernaan, tetapi juga mengganggu tidur.

“Mimpi buruk lebih buruk dialami oleh mereka yang intoleran laktosa, terutama bila disertai gangguan pencernaan parah,” lanjut Nielsen.

Baca Juga: Hari Jantung Sedunia, Mengenal Aritmia Jantung dan Upaya Pencegahan Komplikasi

Dokter asal Inggris, Hussain Ahmad, menjelaskan bahwa keju kaya protein dan lemak yang butuh waktu lama untuk dicerna.

Bila dimakan sebelum tidur, proses pencernaan yang aktif dapat membuat tidur kamu lebih gelisah.

Hal ini meningkatkan kemungkinan terbangun di fase tidur bermimpi, sehingga mimpi terasa lebih nyata.

Baca Juga: Xiaomi 17 Resmi Menggila! Bawa Baterai Jumbo dan Layar Belakang Keren, Siap Saingi iPhone 17

Selain itu, beberapa jenis keju matang mengandung tyramine, asam amino yang memengaruhi aktivitas otak dengan merangsang pelepasan hormon tertentu.

Lalu, kapan sebaiknya berhenti makan keju?

Para ahli menyarankan untuk menghindari konsumsi keju dua hingga tiga jam sebelum tidur.

Baca Juga: Ribuan Siswa Keracunan dari Program MBG, IDAI Beberkan Langkah Pertolongan Cepat

Jika kamu tetap ingin menikmatinya di malam hari, kombinasikan dengan makanan seimbang seperti biskuit gandum, buah apel, atau kacang, dan pilih porsi kecil saja.

Tak hanya soal makanan, kebiasaan tidur juga berperan besar.

Tidur di ruangan sejuk, gelap, menjaga posisi kepala sedikit lebih tinggi, dan memiliki rutinitas tidur yang konsisten bisa membantu kamu terhindar dari mimpi buruk. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.