Jakarta

Terlihat Sepele tapi Berbahaya: Susah Tidur Malam Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius!

Zainal Abidin | 17 Oktober 2025, 20:00 WIB
Terlihat Sepele tapi Berbahaya: Susah Tidur Malam Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius!

AKURAT JAKARTA - Susah tidur malam sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi gejala penyakit serius yang perlu kamu waspadai.

Banyak orang mengira insomnia hanya disebabkan oleh stres atau terlalu banyak pikiran, tetapi faktanya, sulit tidur juga bisa berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu.

Jika kamu sering terjaga hingga larut malam tanpa alasan yang jelas, mungkin tubuh sedang memberikan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Baca Juga: 5 Cara Cerdas agar Hutang Cepat Lunas Tanpa Stres

Lalu, susah tidur malam gejala penyakit apa sebenarnya?

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan kamu kesulitan tidur di malam hari.

1. Gangguan Sistem Pencernaan

Baca Juga: Merapat Baladewa! Konser Dewa 19 di Lapangan Rampal Malang Hari Ini, Cek untuk Tiketnya di Sini

Salah satu penyebab paling umum adalah gangguan pencernaan seperti heartburn.

Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa terbakar di dada.

Rasa tidak nyaman ini sering kali muncul saat kamu berbaring, membuat tidur menjadi sulit.

Baca Juga: Sering Makan Telur, Hindari 5 Kombinasi Makanan Ini Agar Nutrisi Terserap Maksimal

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi antasida untuk menetralkan asam lambung dan meninggikan posisi tubuh bagian atas saat tidur.

Sebagai langkah pencegahan, hindari makanan berlemak, pedas, kopi, dan alkohol di malam hari.

2. Gagal Jantung

Baca Juga: Warga Batu Merapat, Konser Gratis Guyon Waton Bakal Bikin Ambyar 24 Oktober Nanti, Catat Lokasinya di Sini

Masalah tidur di malam hari juga bisa menjadi gejala gagal jantung. Menurut AI-Care, gagal jantung adalah kondisi ketika otot jantung tidak dapat memompa darah secara optimal, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru.

Akibatnya, penderita sering terbangun di tengah malam karena sesak napas.

Selain itu, penderita gagal jantung juga rentan mengalami obstructive sleep apnea (OSA), yaitu gangguan pernapasan yang semakin memperburuk kualitas tidur.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Grand Final Startup Wars 2025, Binus University Turut Persiapkan Generasi Venture Capitalist Baru di Asia Tenggara

3. Gangguan Muskuloskeletal

Jika kamu sering merasakan nyeri otot atau sendi di malam hari, bisa jadi penyebabnya adalah gangguan muskuloskeletal seperti artritis.

Rasa nyeri yang tajam pada sendi membuat tubuh sulit beristirahat dengan nyaman.

Baca Juga: Awas Cuan! Harga Emas Antam Terus Melesat, Ini Rincian Harganya

Bahkan, penggunaan obat steroid untuk mengatasi artritis justru dapat menimbulkan efek samping berupa insomnia.

Untuk meredakan nyeri, kamu bisa mengonsumsi pereda sakit ringan sebelum tidur agar kualitas istirahat membaik.

4. Gangguan Pernapasan

Baca Juga: Dubai Saingi Tokyo dan London, Siap Jadi Pusat Wisata Dunia 2025

Selain gagal jantung, gangguan pernapasan seperti asma, bronkitis, atau emfisema juga dapat membuat kamu sulit tidur.

Napas yang terasa berat, dada sesak, dan batuk malam hari sering kali membuat penderita tidak bisa tidur nyenyak.

Jika kamu mengalami susah tidur terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Baca Juga: Mengenal Taman Cattleya, Tempat Piknik Gratis nan Asri di Jakarta Barat

Bisa jadi tubuh sedang memberi tanda bahwa ada masalah kesehatan yang perlu segera ditangani.

Tidur yang cukup bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.