Jakarta

Siapa Gus Elham? Pendakwah Muda Kediri yang Viral Karena 'Kokop' Anak Kecil

Titania Isnaenin | 12 November 2025, 14:00 WIB
Siapa Gus Elham? Pendakwah Muda Kediri yang Viral Karena 'Kokop' Anak Kecil

 

AKURAT JAKARTA - Muhammad Elham Yahya Luqman, yang akrab disapa Gus Elham, menjadi sorotan tajam usai video dirinya tengah mencium anak kecil viral.

Pendakwah muda asal Kediri, Jawa Timur, tersebut mendapat kritik pedas dari warganet usai mencium anak kecil dengan memasukkan sebagian pipi anak tersebut ke dalam mulutnya.

Video tersebut lantas memicu reaksi berlawanan di masyarakat yang menilai tindakan itu tidak lazim dan sensitif terhadap isu perlindungan anak.

Baca Juga: Wamenag Kecam Aksi Gus Elham Cium Anak Perempuan: Itu Tidak Pantas!

Sementara itu pihak lain menafsirkan bahwa tindakan yang dilakukan Gus Elham sebagai gestur kasih sayang yang wajar dari seorang tokoh agama terhadap anak kecil.

Lantas siapakah sebenarnya sosok Gus Elham?

Gus Elham Yahya dikenal luas sebagai figur pendakwah muda yang aktif menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan yang santai dan kontemporer.

Ia kerap menggunakan bahasa yang ringan, membuat dakwahnya mudah diterima, tidak hanya di kalangan anak muda, tetapi juga orang tua.

Meskipun demikian, gayanya yang dinilai sebagian pihak tidak konvensional ini tak jarang membuatnya menerima kritik sebagai seorang pendakwah.

Lahir di Tarokan, Kediri, pada 8 Juli 2001, Gus Elham merupakan generasi penerus dari keluarga pesantren terkemuka.

 

Baca Juga: Prediksi Cuaca Hari Ini: 12 Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Ia adalah putra dari pasangan KH. Luqman Arifin Dhofir dan Hj. Ernisa Zulfa Al Hafidz, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri.

Pria yang juga memiliki seorang kakak laki-laki bernama Gus Agung ini adalah cucu dari ulama ternama Jawa Timur, KH. Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto.

Berlatar belakang kuat dari keluarga kiai, Elham tumbuh dalam lingkungan religius yang kental.

Gelar kehormatan "Gus" yang disematkan padanya merupakan tradisi di pesantren Jawa, menandakan ia adalah putra kiai yang diharapkan dapat melanjutkan perjuangan dan keteladanan orang tuanya dalam berdakwah.

 

Latar Belakang Pendidikan

Sejak kecil, Elham menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

Setelah menyelesaikan sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan agamanya di Pondok Pesantren Lirboyo, salah satu institusi pendidikan Islam terbesar di Kediri, tempat ayah dan kakeknya juga pernah menimba ilmu.

Dari Lirboyo, ia memperoleh landasan keilmuan yang kemudian ia padukan dengan semangat dakwah kekinian.

Dalam metode dakwahnya, Gus Elham memilih pendekatan yang "santai," seperti berdiskusi sambil minum kopi, duduk bersama, dan mendengarkan keluh kesah jamaah secara personal.

Meskipun popularitasnya membawa undangan ceramah dari berbagai daerah, Gus Elham menunjukkan komitmen tinggi untuk mengabdi di kampung halamannya.

Ia memilih berdakwah dan berkontribusi untuk masyarakat setempat, meyakini bahwa tanah kelahirannyalah yang membentuk dirinya.

Adapun saat ini, Gus Elham aktif membagikan kegiatannya melalui media sosial.

Gus Elham juga rutin memimpin pengajian yang selalu dipadati ribuan jamaah setiap Kamis dan Sabtu malam di pondoknya.

Sebagai wujud pengabdiannya, ia juga telah mendirikan Pondok Pesantren Al Ikhlas 2 di Desa Kaliboto, Tarokan, yang menjadi cabang dari pondok yang diasuh ayahnya, serta menginisiasi Majelis Taklim Ibadallah (MT Ibadallah) sejak September 2023. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.