Ledakan Sekejap, Dampaknya Seumur Hidup: Bahaya Trauma Akustik Mengintai

AKURAT JAKARTA - Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Pusat, tak hanya menimbulkan kepanikan, tapi juga meninggalkan dampak serius bagi sejumlah korban.
Sejumlah siswa dan warga sekitar dilaporkan mengalami trauma akustik akibat ledakan yang suaranya begitu keras hingga menembus gendang telinga.
Gangguan pendengaran ini membuat korban harus menjalani perawatan intensif agar fungsi pendengaran mereka bisa pulih secara bertahap.
Baca Juga: Tak Hanya Nasi, Ini Deretan Makanan Pokok Lokal yang Tak Kalah Bergizi
Kamu mungkin berpikir bahwa gangguan pendengaran hanya bisa terjadi karena usia atau kebisingan jangka panjang.
Padahal, trauma akustik akibat ledakan bisa terjadi hanya dalam hitungan detik.
Suara yang sangat keras, seperti dari ledakan atau tembakan, mampu menciptakan gelombang tekanan yang merusak bagian dalam telinga, terutama gendang telinga dan koklea yang berperan penting dalam proses pendengaran.
Baca Juga: Siapa Gus Elham? Pendakwah Muda Kediri yang Viral Karena 'Kokop' Anak Kecil
Menurut Audibel Hearing, trauma akustik merupakan cedera akut pada telinga bagian dalam yang bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu detik, tetapi dampaknya bisa bertahan seumur hidup.
Berbeda dengan gangguan pendengaran yang berkembang perlahan, trauma akustik terjadi tiba-tiba dan sering disertai nyeri hebat.
Dalam beberapa kasus, tekanan suara ekstrem bahkan dapat menyebabkan robeknya gendang telinga.
Baca Juga: Sering Taruh Tabung Gas Langsung di Lantai, Begini Cara Ampuh Hilangkan Noda Karatnya
Gejala yang biasa dialami penderita trauma akustik antara lain perasaan penuh di telinga, dengingan (tinitus), hingga suara berdengung yang mengganggu.
Pada kondisi berat, kemampuan mendengar bisa menurun drastis atau bahkan hilang sama sekali.
Jika kamu mengalami perubahan pendengaran mendadak setelah terpapar suara keras, sebaiknya segera periksa ke dokter THT untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh.
Baca Juga: Jangan Remehkan Menahan Kencing, Tubuhmu Bisa Alami 5 Masalah Serius Ini!
Penanganan medis biasanya difokuskan pada pemulihan kondisi telinga dan pencegahan kerusakan lebih lanjut.
Dokter mungkin akan menyarankan agar kamu menghindari paparan kebisingan, menggunakan alat pelindung telinga, atau bahkan memakai alat bantu dengar jika dibutuhkan.
Peristiwa di SMAN 72 menjadi pengingat penting bahwa suara keras bukan sekadar gangguan sementara.
Baca Juga: Tak Hanya Sehat, Anggur Ternyata Rahasia Kulit Cerah dan Kencang
Dalam hitungan detik, ledakan dapat meninggalkan luka yang tak terlihat, namun berdampak seumur hidup. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



