Jakarta

Bukan Daki, Leher Menghitam Bisa Jadi Alarm Dini Diabetes yang Sering Tak Disadari

Zainal Abidin | 20 Januari 2026, 13:45 WIB
Bukan Daki, Leher Menghitam Bisa Jadi Alarm Dini Diabetes yang Sering Tak Disadari

AKURAT JAKARTA - Penampakan leher yang menghitam sering kali dianggap masalah kebersihan, padahal kondisi ini bisa menjadi sinyal awal gangguan metabolisme serius.

Banyak orang berusaha menggosok atau membersihkannya berulang kali, namun warna gelap tetap bertahan dan bahkan terasa semakin menebal.

Dalam dunia medis, kondisi leher menghitam tersebut dikenal sebagai acanthosis nigricans, yaitu perubahan kulit yang sering muncul di lipatan tubuh.

Baca Juga: Pulau Sjahrir Banda Neira, Pesona Wisata Sunyi Penuh Sejarah dan Alam Tropis

Kulit pada area ini biasanya tampak lebih gelap, menebal, dan bertekstur kasar seperti beludru saat disentuh dengan tangan.

Acanthosis nigricans bukan penyakit menular dan tidak muncul tanpa sebab, melainkan berkaitan dengan gangguan di dalam tubuh.

Penyebab paling sering dari kondisi ini adalah resistensi insulin, yaitu saat tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif.

Baca Juga: Pantai Tanjung Gundul Banggai, Pesona Sunyi Sulawesi yang Eksotik

Ketika resistensi insulin terjadi, tubuh memproduksi insulin berlebih yang kemudian memicu pertumbuhan sel kulit secara tidak normal.

Kadar insulin yang tinggi juga merangsang peningkatan pigmen melanin, sehingga kulit tampak lebih gelap dan menebal.

Inilah alasan mengapa acanthosis nigricans sering dikaitkan sebagai tanda awal diabetes tipe 2 yang kerap terabaikan.

Baca Juga: Durian, Buah Tropis Kontroversial yang Menyimpan Beragam Manfaat Kesehatan

Kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, termasuk pada anak dan remaja.

Riwayat diabetes dalam keluarga, pola makan tinggi gula, serta kurang aktivitas fisik juga meningkatkan risikonya secara signifikan.

Selain di leher, perubahan kulit serupa dapat muncul di ketiak, selangkangan, siku, atau bagian lipatan tubuh lainnya.

Baca Juga: Jungan Lupa! Westlife A Gala Evening in Jakarta dan Surabaya pada Awal Februari 2026, Penjualan Tiket Dimulai Rabu Besok, Segini Harganya

Meski tidak menimbulkan rasa sakit, perubahan ini seharusnya tidak diabaikan karena menyangkut kesehatan jangka panjang.

Waspada perlu ditingkatkan bila leher menghitam disertai gejala lain seperti sering haus, mudah lelah, dan sering buang air kecil.

Pemeriksaan kadar gula darah menjadi langkah penting untuk memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan diabetes.

Baca Juga: Wibu Merapat ke Mall of Indonesia! Ada JKTANIME FEST 2026, Berlangsung hingga 25 Januari, Event Anime Terbesar di Jakarta

Jika terdeteksi lebih awal, perubahan gaya hidup seperti pola makan seimbang dan olahraga rutin dapat mencegah kondisi memburuk.

Leher yang menghitam bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan peringatan tubuh akan adanya gangguan metabolisme.

Mengenali tanda ini sejak dini membantu seseorang mengambil langkah tepat sebelum diabetes berkembang menjadi lebih serius. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.