Jakarta

Seni Daerah Tak Lagi Berhenti di Kotanya, Art Jakarta 2026 Buka Ruang untuk Komunitas Lokal

Anggerhana Denni Rahmawati | 18 September 2026, 20:15 WIB
Seni Daerah Tak Lagi Berhenti di Kotanya, Art Jakarta 2026 Buka Ruang untuk Komunitas Lokal
Malang, Banyumas, hingga Gorontalo masuk Art Jakarta 2026. - Instagram @artjakarta

AKURAT JAKARTA - Art Jakarta 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya galeri, seniman, kolektor, dan pencinta seni.

Ajang yang berlangsung pada 2–5 Oktober di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tahun ini juga membawa cerita lain: semakin terbukanya ruang bagi komunitas seni dari berbagai daerah.

Perluasan tersebut diwujudkan melalui Art Jakarta Scope, sebuah platform baru yang dirancang untuk memperkenalkan aktivitas organisasi dan kelompok seni kepada publik yang lebih luas.

Sejumlah komunitas dari Malang, Banyumas, Gorontalo, dan Bekasi dijadwalkan ikut berpartisipasi.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempertemukan aktivitas seni yang berkembang di luar Jakarta dengan ekosistem seni rupa yang lebih besar.

Artistic Director Art Jakarta Enin Supriyanto mengatakan, langkah tersebut muncul karena perkembangan seni rupa tidak hanya berlangsung di ibu kota.

“Art Jakarta itu berusaha berhubungan dengan ekosistem kita di daerah,” ujar Enin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/9/26).

Ketika Komunitas Daerah Mendapat Ruang Bertemu Publik

Selama ini, perkembangan seni rupa di daerah berjalan dengan karakter dan cara masing-masing.

Komunitas menjadi salah satu penggerak yang menjaga aktivitas seni tetap hidup di lingkungan mereka.

Baca Juga: Harga Tiket Dufan Mulai Rp140 Ribu, Pilih Promo Sesuai Hari Kunjungan

Melalui Art Jakarta Scope, aktivitas tersebut mendapatkan kesempatan untuk diperkenalkan kepada audiens yang lebih luas.

Pertemuan ini juga membuka peluang interaksi antara komunitas daerah dengan seniman, kolektor, institusi, maupun publik yang datang ke Art Jakarta.

Bagi komunitas, kehadiran di ajang berskala nasional dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa ekosistem seni rupa tidak hanya terpusat di Jakarta.

Program tersebut mendapat dukungan dari Manajemen Talenta Nasional.

Ruang bagi kelompok seni juga diperluas melalui Art Jakarta Scene.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.