Jakarta

Bukan Sekadar Lineup, Synchronize Fest 2026 Jadi Tempat Bernostalgia Lintas Generasi

Anggerhana Denni Rahmawati | 22 September 2026, 21:45 WIB
Bukan Sekadar Lineup, Synchronize Fest 2026 Jadi Tempat Bernostalgia Lintas Generasi
Synchronize Fest 2026 satukan musik lama hingga skena baru. - synchronizefestival.com

AKURAT JAKARTA - Festival musik biasanya identik dengan daftar musisi yang sedang populer.

Namun, Synchronize Fest 2026 justru menawarkan sesuatu yang lebih personal: kesempatan untuk bertemu kembali dengan musik yang pernah menjadi bagian dari kehidupan penontonnya.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah program khusus yang disiapkan untuk edisi ke-11 Synchronize Fest pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Ada reuni Geisha, perayaan 30 tahun perjalanan Project Pop, hingga pertunjukan yang mempertemukan Maliq & D'essentials dengan Jakarta Movin.

Deretan nama tersebut menunjukkan bahwa festival tidak hanya mengandalkan musisi dari satu generasi.

Reuni menjadi salah satu elemen paling kuat dalam Synchronize Fest 2026.

Geisha akan hadir melalui pertunjukan “A Retrospective Journey” bersama Momo, Roby, Aan, Dhan, Nard, dan Regina.

Grup asal Medan, Pijar, juga dijadwalkan kembali berkumpul dan tampil di festival.

Tidak berhenti di sana, Synchronize Fest menghadirkan veteran skena independen Jakarta, C’mon Lennon.

Festival juga mempertemukan sejumlah girl group Indonesia era 2000-an dalam pertunjukan Indonesian Girl Group.

Baca Juga: Dari Gaji yang Bisa Tembus Rp71 Juta hingga Jejaring Global, Inilah 6 Keuntungan Menjadi Guru SILN

Nama yang terlibat antara lain Chibi Chibi, G String, Princesstale, Super Girlies, 7icons, serta Agatha Pricilla, dengan musik oleh Jebung.

Bagi penonton yang tumbuh bersama musik-musik tersebut, pertunjukan semacam ini bukan hanya soal mendengarkan lagu secara langsung.

Ada pengalaman mengenali kembali lagu, gaya, atau kelompok musik yang pernah hadir pada fase tertentu dalam kehidupan mereka.

Dalam psikologi, musik memang kerap dikaitkan dengan autobiographical memory, yaitu kemampuan musik memicu ingatan mengenai pengalaman pribadi.

Lagu tertentu dapat mengingatkan seseorang pada masa sekolah, pertemanan, hubungan, atau periode kehidupan tertentu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.