Bukan Sekadar Nonton, Mengapa Orang Rela Bayar Ratusan Ribu untuk Merasakan Ketegangan Squid Game?

Akurat Jakarta – Menonton permainan menegangkan dari balik layar mungkin sudah biasa.
Namun, bagaimana jika penonton justru harus masuk ke arena, mengikuti instruksi, dan bersaing mengumpulkan poin untuk menjadi pemenang?
Sensasi inilah yang ditawarkan Squid Game: The Experience di Jakarta.
Atraksi yang terinspirasi dari serial populer Netflix tersebut membawa permainan ikonik ke dunia nyata.
Pengunjung tidak hanya menyaksikan ketegangan, tetapi juga dituntut mengandalkan konsentrasi, daya ingat, dan strategi untuk menyelesaikan setiap tantangan.
Di balik konsep hiburan ini, terdapat fenomena psikologi yang menarik untuk dibahas, yakni sensation seeking atau kecenderungan mencari pengalaman yang menantang dan memicu sensasi tertentu.
Ketegangan justru menjadi daya tarik
Squid Game: The Experience resmi dibuka untuk umum pada 16 Oktober 2026 di Agora Mall, Thamrin Nine, Jakarta.
Atraksi ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba berbagai permainan yang sebelumnya hanya mereka kenal melalui serial televisi.
Pengalaman dimulai dari Bunk Room, kemudian berlanjut ke enam ruangan permainan dengan tantangan berbeda.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-62, DPD Golkar DKI Jakarta Ajak Makan Bersama Ratusan Ojol dan Libatkan PKL
Pengunjung harus melewati pemindaian wajah sebelum memasuki arena yang dirancang menyerupai dunia Squid Game.
Salah satu permainan yang paling dikenal adalah Red Light, Green Light.
Peserta harus bergerak ketika diperbolehkan dan segera berhenti saat lampu merah menyala.
Kesalahan kecil dapat memengaruhi kesempatan mereka untuk melanjutkan permainan.
Tantangan lainnya meliputi Tug of War, Marbles, Memory Steps, hingga Round & Round.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di UCL, 21 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Tengah Ancaman Kejutan Tim Norwegia
- 8Prediksi Skor FC Porto vs PSV Eindhoven di UCL, 21 Oktober 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman bagi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







