Tahukah Kalian? Seniman Kontemporer Asal Jepang yang Terkenal dengan Polkadot, Ternyata Pernah Masuk Rumah Sakit Jiwa, Kenapa?

AKURAT JAKARTA - Nama aslinya adalah Yayoi Kusama. Seniman asal Jepang ini terkenal dengan panggilan Polkadot, karena senang mengenakan pakaian motif polkadot.
Lahir di Kota Matsumoto pada 22 Maret 1929, seniman Yayoi menemukan cinta pada seni sejak dini. Ia terinspirasi oleh hallucinations polkadot yang menjadi ciri khasnya.
Mengikuti jejak Georgia O'Keeffe, Yayoi pindah ke New York pada 1957 untuk mewujudkan mimpinya menjadi seniman di Amerika Serikat.
Perjalanan hidupnya penuh liku. Dirinya menghadapi trauma dan berbagai hambatan. Bahkan,ia sempat tinggal di rumah sakit jiwa.
Baca Juga: Dear Kawan Perpus dan Sastra, 'Wonderful Night at The Library' Gelar Konser Musik Gratis, Cek Jadwal dan Lokasinya di Sini
Perjalanan karier Yayoi Kusama penuh perjuangan. Karya seninya 'Infinity Net' menandai awalnya di Amerika, dan pada 1993.
Yayoi mendapat pengakuan internasional pada 2006 dengan penghargaan Praemium Imperiale, mewakili Jepang di Venice Biennale dengan 'Mirror Room Pumpkin'.
Selain seniman ulung, Yayoi Kusama juga seorang penulis produktif dengan karya-karya seperti "Infinity Net: The Autobiography of Yayoi Kusama."
Karya-karyanya, seperti "Infinity Mirrored Room" dan "Obliteration Room," memikat penggemar seni dan para seniman di seluruh dunia.
Baca Juga: Usai Ditetapkan UMP Jakarta, Pengemudi Taksi Online Tuntut Kenaikan Tarif
Tidak terkecuali penikmat seni di Indonesia. Pameran di Museum MACAN Jakarta, "Life is the Heart of a Rainbow," mengeksplorasi evolusi motif dan tema ikonik Kusama selama tujuh dekade.
Dari awal kariernya di Jepang hingga kesuksesannya di New York, Kusama terus menginspirasi dengan kreativitasnya yang tanpa batas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

