Mengenal Tanjiro, Tokoh Utama Anime Demon Slayer: Dendam Mengubah Remaja Biasa Jadi Pembunuh Iblis

AKURAT JAKARTA - Film Anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba-To the Hashira Training akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Februari 2024.
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba-To the Hashira Training akan bercerita tentang seorang anak laki-laki yang keluarganya dibunuh iblis, Tanjiro Kamado, bergabung dengan Korps Pembunuh Iblis.
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba-To the Hashira Training ini akan menampilkan episode 11 dari Arc Desa Tukang Pedang dan episode 1 dari Arc Pelatihan Hashira.
Sementara itu, dikutip dari Comicbook.com, Anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba-To the Hashira Training akan diberi rating R karena memuat gambar kekerasan dan berdarah yang mewarnai sepanjang film.
Dirangkum dari Fandom.com, Tanjiro Kamado merupakan anggota Korps Pembunuh Iblis yang bergabung ke organisasi tersebut demi menyelamatkan saudara perempuannya, Nezuko Kamado, yang sudah diubah oleh Raja Iblis, Muzan Kibutsuji, menjadi iblis.
Tanjiro merupakan karakter utama pada serial manga Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang sebelum bergabung dalam Korps Pembunuh Iblis merupakan remaja yang sehari-hari bekerja sebagai pembakar batu bara.
Takdir Tanjiro berubah setelah keluarganya dibantai Raja Iblis dan adiknya, Nezuko, diubah menjadi iblis.
Sejak itu, Tanjiro bersumpah akan melakukan pembalasan kepada Raja Iblis dan berupaya sekuat tenaga menyelamatkan Nezuko kembali sebagai manusia.
Tanjiro debut di Demon Slayer saat berusia 13 tahun yang digambarkan memiliki perawakan tinggi rata-rata, kulit cokelat, dan tubuh atletis-berotot.
Baca Juga: Nostalgia! Simak 3 Serial Anime Klasik yang Direkomendasikan Ditonton
Tanjiro memiliki bekas luka di kening sisi kiri yang belakangan berkembang sebagai pola api sebagai tanda Pembunuh Iblis.
Setelah menjadi Demon Slayer, Tanjiro bertemu Muzan untuk kali kedua di Kastil Infinity.
Di sana mereka bertarung dan Muzan Kibutsuji berhasil melukai mata kanan Tanjiro.
Akibatnya Tanjiro jatuh pingsan dan lukanya membesar karena terinfeksi racun dari Muzan.
Setelah terbangun dari pingsan, Tanjiro melanjutkan pertarungan dan lagi-lagi Muzan tampil unggul. Bahkan, Muzan sampai berhasil memotong lengan kiri Tanjiro dan mengubahnya menjadi iblis.
Saat menjadi iblis, Tanjiro yang semula cacat mampu meregenerasi fisik bahkan sampai menumbuhkan lengannya yang sudah terputus.
Bekas lukanya berubah menjadi pola api seolah-olah itu adalah Tanda Pembunuh Iblis permanen dan menjadi lebih panjang.
Setelah kembali ke wujud manusia, mata kanan Tanjiro kehilangan kemampuan melihat.
Lengan kirinya berubah keriput seperti hanya kulit membalut tulang yang terlihat seperti milik orang tua.
Sebagai anggota Korps Pembunuh Iblis, Tanjiro banyak menghadapi iblis yang lebih kuat yang sebagian besar terampil menggunakan Seni Iblis Darah.
Sehingga Tanjiro harus memiliki banyak kemampuan bertarung yang mumpuni, antara lain:
1. Tanda Pembunuh Iblis:
Tanda ini berbentuk pola seperti api menggantikan bekas luka di dahi dengan tanda api permanen.
Ketika diaktifkan, tanda itu akan bertambah besar yang secara drastis meningkatkan semua kemampuan alami Tanjiro, seperti kekuatan, kecepatan, dan refleksnya.
2. Pedang Nichirin Merah Terang.
Tanjiro memperoleh kemampuan untuk mewarnai Pedang Nichirin miliknya dengan warna merah cerah setelah hampir mati bertarung melawan Muzan pada pertarungan kedua.
3. Dunia Transparan.
Tanjiro dapat mengakses Dunia Transparan yang memberinya kemampuan membaca serangan lawan dengan cara menganalisa aliran darah dan otot mereka.
Dalam keadaan ini, intuisi gerakan dan kecepatan penghindarannya meningkat secara dramatis.
4. Aksi repetitif
Sebuah teknik perapasan, konsentrasi tingkat tinggi, dan gerakan berulang yang dikuasai beberapa anggota Korps Pembunuh Iblis.
Teknik ini mampu memberikan kekuatan luar biasa yang mampu menyaingi iblis Tingkat Atas. Tanjiro mempelajari teknik ini setelah berkonsultasi dengan Genya Shinazugawa.
5. Selfless State
Teknik menghapus semua semangat pertarungan saat membuka Dunia Transparan sehingga memungkinkan Tanjiro bertarung tanpa terdeteksi musuh yang mengandalkan penginderaan niat seseorang untuk bertarung.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 8Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


