Jakarta

Soal Pemain Naturalisasi, Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar: Kalau Dia Merah Putih Pasti Akan Terpanggil

Ainun Kusumaningrum | 16 Juli 2024, 07:14 WIB
Soal Pemain Naturalisasi,  Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar: Kalau Dia Merah Putih Pasti Akan Terpanggil

AKURAT JAKARTA - Manajer Timnas Indonesia U-17 dan U-20 Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa pemain yang ingin dinaturalisasi merupakan panggilan untuk negara.

"Kalau dia merah putih, pasti akan terpanggil," kata Zaki Iskandar kepada wartawan, belum lama ini

Sebenarnya apa keuntungan yang didapat pemain diaspora dan keturunan yang ingin dinaturalisasi?

Baca Juga: Zaki Iskandar Soal Jusuf Hamka: Saya Calon Gubernur, Kalau yang Ditawarkan Ketum ke Kaesang itu Calon Wakil Gubernur, Ini Dua Hal Beda

Menurut Bang Zaki, sapaannya, secara administrasi mereka akan mendapatkan honor uang dan fasilitas ketika dipanggil bermain untuk Timnas Indonesia.

Namun jauh dari itu semua, pemain seharusnya merasa bangga sudah membela Timnas Indonesia.

"Kalau dia nggak masuk timnas siapa yang gaji? Iya kan dapat uang insentif kalau dia lagi gabung ke timnas," katanya.

Baca Juga: Cek Sekarang Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 16 Juli 2024, Dekat Rumah

Sebelumnya,  Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, PSSI akan berusaha menaturalisasi tiga pemain diaspora.

Tiga pemain itu sebelumnya sempat membela timnas U-20 di Piala Touloun pada Juni lalu.

"Yang tiga nama kemarin, kalau Jens Raven kan sudah masuk, ini di luar ya. Itu ada Tim, kemudian ada Hinoke Mauresmo, dan satu lagi Dion. Itu yang direkomendasikan untuk dihadirkan," kata Bang Zaki, sapaannya seperti dilansir dari Antara, Rabu (10/7).

Baca Juga: Wacana Duet Zaki Iskandar-Kaesang Diyakini Bisa Kalahkan Anies, Ketum Golkar Bakal Bertemu Ketum PSI Besok Kamis

Ketiga pemain itu adalah Tim Henri Victor Geypens, Hinoke Mauresmo Johannes, dan Dion Markx.

"Perkembangannya biarkan mereka berkarier di Belanda, atau di liga masing-masing, karena itu lebih bagus dan lebih baik untuk mereka," ujarnya.

Mereka bertiga ikut membela tim Garuda Muda di ajang Piala Touloun.

Baca Juga: Gempa Bumi 5,8 Magnitudo Guncang Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Sedangkan Raven sedang mengikuti proses naturalisasi pada Juni silam, dan perpindahan kewarganegaraan telah disetujui Komisi III dan X DPR RI.

Selain mereka bertiga ditambah Raven, terdapat dua nama pemain diaspora lain yang ikut tampil di Piala Touloun 2024 yakni Welber Jardim dan Sven Yvel.

Meski demikian, Bang Zaki menegaskan bahwa ketiga pemain itu belum tentu akan dapat tampil di kualifikasi Piala Asia U-20 2025, yang akan berlangsung pada 25 sampai 29 September 2024.

"Nanti kita lihat proses kewarganegaraan Indonesia-nya seperti apa. Karena ini dikejar waktu, berkasnya harus dilengkapi, segala persyaratan harus dilengkapi," tutur Ahmad.

Timnas Indonesia U-20 menghuni Grup F pada kualifikasi Piala Asia U-20 2025, bersama dengan Maladewa, Timor Leste, dan Yaman. Ajang kualifikasi itu akan berlangsung di Jakarta. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.