Jakarta

Timnas Indonesia Moncer di Piala AFF U19, Erick Thohir: Tak Hanya Punya Skill Bagus, Tapi Juga Mental Juara

Ani Nur Iqrimah | 30 Juli 2024, 12:47 WIB
Timnas Indonesia Moncer di Piala AFF U19, Erick Thohir: Tak Hanya Punya Skill Bagus, Tapi Juga Mental Juara

AKURAT JAKARTA - Kemenangan Timnas Indonesia U19 di ajang ASEAN U19 Boys Championship 2024 disambut bahagia oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Garuda Nusantara berhasil juara usai mengalahkan Thailand di final Piala AFF U19 2024 dengan skor, 1-0 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jatim, Senin 29 Juli 2024.

Atas hasil ini, Erick Thohir menyatakan sikap optimistisnya akan keberadaan pelapis timnas yang kuat di masa depan.

Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar Puji Kekompakan Garuda Muda Juara AFF U-19, Ketum PSSI Sebut Timnas Indonesia Punya Masa Depan Cerah

"Alhamdulillah, setelah terakhir juara tahun 2013, atau 11 tahun yang lalu, timnas muda yang terdiri dari pemain pelapis, tak hanya punya skill bagus, tapi juga memiliki mental juara. Jadi, luar biasa," ujar Erick Thohir.

Dalam laga final yang dipenuhi penonton setia Timnas, pelatih Indra Sjafri melakukan perubahan skuad.

Ia memainkan Welber Jardim sebagai starter di pertandingan kali ini. Dia bertandem dengan gelandang Muhammad Kafiatur, sementara Figo Dennis dicadangkan.

Baca Juga: Hati-hati saat Ada Lalat yang Hinggap di Bagian Tubuh, Seorang Pria Kehilangan Penglihatan Hanya Karena Menepuk Lalat yang hinggap di Wajahnya

Untuk lini serang, Jens Raven jadi pilihan utama sebagai ujung tombak sedangkan M Riski Afrisal dan Arlyansyah Abdulmanan beroperasi di posisi winger.

Formasi ini berbuah manis di babak pertama. Pada menit ke-17, Jens Raven mencetak gol memanfaatkan sepak pojok.

Indonesia unggul 1-0 atas Thailand. Skor itu bertahan hingga akhir babak kedua.

Baca Juga: Ditanya soal Peluang Sohibul Imam Jadi Cawagub Anies, Ketua DPW PKS Sebut Masih Dinamis hingga Akhir Pendaftaran

Erick menambahkan, dengan komposisi timnas U19 yang didominasi para pemain dari klub-klub di Liga 1 menunjukkan bahwa Indonesia dibekali bibit-bibit muda potensial.

"Jadi kita kembali, paling tidak punya talenta-talenta yang bisa memperkuat kehidupan tim nasional kita," kata Erick.

"Karena pasti kan tim nasional pun ada yang nanti umurnya lebih tua lagi dan lain-lain. Mudah-mudahan sebagai bagian bagaimana sepak bola itu memang harus dibangun dari bawah, tidak hanya dari atas," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.